blog
16 Januari 2026
3 menit baca

Deretan Penyakit Tanaman Padi saat Musim Hujan

Karena kelembapan hingga curah hujan yang tinggi, beberapa risiko serangan penyakit tanaman padi berisiko meningkat dan merugikan petani

Jojo

Ditulis oleh

Jojo

Deretan Penyakit Tanaman Padi saat Musim Hujan

Tanaman padi menjadi salah satu tanaman pangan yang penting di Indonesia dan banyak negara lainnya. Sayangnya, pada musim hujan, serangan beberapa jenis penyakit tanaman padi bisa saja meningkat. Hal ini bisa terjadi lantaran kelembapan maupun curah hujan yang tinggi.

Jika penyakit di musim hujan tak dikendalikan dengan baik, pertumbuhan tanaman bisa saja terganggu bahkan berisiko terjadinya gagal panen. Untuk itu pemahaman mengenai jenis penyakit yang menyerang padi pada musim hujan penting untuk dipahami. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit padi yang dimaksud.

Penyakit Blast

Penyakit blast pada tanaman padi disebabkan oleh jamur Pyricularia Oryzae. Gejala yang muncul saat tanaman padi diserang penyakit blast antara lain adalah munculnya bercak yang berbentuk belah ketupat pada bagian daun serta serangan penyakit pada malai menyebabkan leher malai yang busuk serta patah.

Pengendalian bisa dilakukan dengan cara menggunakan varietas yang tahan terhadap penyakit blast. Selain itu, petani juga sebaiknya memastikan jika jarak tanam tidak boleh terlalu rapat hingga pengaplikasian fungisida jika terjadi serangan penyakit blast yang parah.

Penyakit Busuk Pelepah

Selanjutnya adalah penyakit busuk pelepah yang disebabkan oleh jamur Rhizoctonia Solani. Penyakit yang satu ini menunjukkan beberapa gejala seperti munculnya bercak coklat keabu-abuan di bagian pelepah daun hingga tanaman yang menjadi mudah rebah.

Dampak serangan penyakit busuk pelepah adalah penurunan produktivitas tanaman hingga terganggunya pengisian bulir padi. Pengendalian bisa dilakukan dengan cara tidak menanam terlalu rapat hingga pengelolaan sisa jerami yang terinfeksi. Pengelolaan air juga sebaiknya dilakukan dengan baik.

Hawar Daun Bakteri

Penyebab penyakit hawar daun bakteri adalah Xanthomonas Oryzae. Gejala yang ditunjukkan penyakit ini antara lain adalah daun yang menguning dari ujung, daun mengering seperti terbakar, hingga keluarnya cairan putih keruh ketika bagian daun dipotong.

Dampak serangan penyakit hawar daun tidak hanya menyebabkan fotosintesis tanaman menjadi terganggu, namun juga penurunan hasil panen. Pengendalian bisa dilakukan dengan menggunakan benih yang sehat dan menghindari pemupukan nitrogen yang dilakukan secara berlebihan.

Penyakit Tungro

Penyebabnya adalah virus yang ditularkan oleh hama wereng hijau. Gejala yang ditunjukkan penyakit tanaman padi ini adalah daun yang berwarna kuning kemerahan hingga tanaman yang menjadi kerdil. Dampak serangan tungro bisa menyebabkan pertumbuhan tanaman yang terhambat hingga gagal panen pada serangan berat.

Pengendalian bisa dilakukan dengan cara melakukan penanaman serentak hingga melakukan pengendalian pada hama wereng hijau. Petani juga sebaiknya mencabut dan memusnahkan tanaman yang sakit. Selain itu, penggunaan varietas tahan tungro bisa dilakukan sebagai tindak pencegahan.

Penyakit Busuk Batang

Penyebab penyakit busuk batang adalah Sclerotium Oryzae. Penyakit tanaman padi di musim hujan yang satu ini ditandai dengan batang yang mudah patah hingga tanaman yang rebah, serta jenis gejala yang lainnya. Dampak serangannya adalah malai yang kosong hingga petani bisa kehilangan hasil.

Penyakit busuk batang yang menyerang tanaman padi bisa dikendalikan dengan beberapa cara termasuk memastikan drainase lahannya baik. Selain itu, petani juga sebaiknya melakukan pengelolaan jerami dengan tepat hingga pemupukan yang dilakukan secara berimbang. Selain itu, fungisida untuk jenis serangan berat.

Penyakit pada tanaman padi tidak hanya berpotensi menyebabkan terjadinya penurunan hasil panen pada tanaman padi, melainkan juga dapat menyebabkan kualitas gabah yang rendah, juga dampak buruk yang lainnya. Untuk itu, pengamatan rutin bisa dilakukan agar petani bisa melakukan pengendalian dini.

Jojo

Jojo

Content Writer at TanamPangan

Penulis di TanamPangan yang bersemangat tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi. Berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang praktik dan inovasi pertanian modern.