Tidak semua jenis tanaman cocok untuk ditanam secara berdekatan. Ada beberapa jenis tanaman yang saat ditanam secara berdekatan akan saling menghambat pertumbuhan hingga potensi meningkatnya risiko hama dan penyakit. Belum lagi dampak buruk lainnya seperti berebut unsur hara, hingga risiko buruk yang lain.
Dibandingkan harus mengalami kerugian karena salah pilih tanaman, maka penting untuk tahu dulu jenis tanaman yang sebaiknya tak ditanam secara berdekatan. Lantas apa saja jenis tanaman yang dimaksud? Berikut ini adalah jenis tanaman yang sebaiknya tak ditanam bersamaan lengkap dengan alasannya.
Jagung dengan Tomat
Keduanya merupakan jenis tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Meski demikian, jagung dan tomat sebaiknya tidak ditanam bersamaan karena rentan terhadap hama yang sama. Hama tersebut antara lain adalah ulat grayak, kumbang jagung, dan lainnya.
Kentang dengan Wortel
Tanaman kentang dan wortel sebaiknya tidak ditanam secara berdekatan karena beberapa alasan. Ketika kentang terserang penyakit kudis kentang, penyakit ini berpotensi menyebar wortel hingga mengurangi kualitas tanaman. Selain itu kentang juga dapat mengeluarkan zat yang berpotensi menghambat pertumbuhan wortel.
Labu dengan Kentang
Kedua tanaman ini juga tidak disarankan untuk ditanam bersamaan. Alasannya adalah karena dapat menarik jenis hama yang sama seperti halnya kumbang penggerek batang. Belum lagi, akar dari tanaman kentang yang besar juga berpotensi menyebabkan pertumbuhan dari labu menjadi terhambat.
Jagung dengan Tomat
Jagung dengan tomat bisa bersaing dalam memperebutkan unsur hara. Alhasil, salah satu dari tanaman atau bahkan pertumbuhan dari kedua tanaman bisa saja terganggu. Kekurangan lainnya adalah jagung juga bisa menjadi inang bagi hama tertentu seperti halnya ulat atau serangga penghisap yang kemudian menyerang tanaman tomat.
Bawang dengan Kacang
Tanaman bawang-bawangan seperti halnya bawang putih, daun bawang, ataupun bawang merah sebaiknya tak ditanam dengan kacang-kacangan seperti halnya kacang panjang ataupun kacang polong. Tanaman bawang sendiri bisa menghambat pertumbuhan dari akar tanaman kacang.
Kentang dengan Mentimun
Tanaman kentang dan mentimun juga menjadi jenis tanaman selanjutnya yang sebaiknya tak ditanam bersamaan. Alasannya adalah mudah untuk terserang penyakit jamur yang sama. Selain itu, kentang juga dapat menekan pertumbuhan dari tanaman mentimun.
Tomat dengan Kentang
Sebaiknya tak menanam tanaman tomat dengan kentang berdampingan karena rentan terhadap jenis penyakit sama seperti halnya hawar daun. Penyakit bisa saja menyebar dengan mudah dari satu tanaman ke tanaman yang lain. Alasan lainnya adalah akar kentang yang dapat menghambat pertumbuhan dari tanaman tomat.
Terong dengan Kentang
Anda juga harus berpikir ulang jika ingin menanam tanaman terong dan juga kentang bersamaan. Beberapa jenis hama seperti kutu daun hingga kumbang daun berpotensi menyerang keduanya. Jika sampai ditanam bersamaan, maka bisa meningkatkan populasi serangan hama dan menyebabkan pengendalian menjadi lebih sulit.
Mentimun dengan Kemangi
Mentimun dan lalapan seringkali tersaji di meja makan sebagai lalapan. Namun, Anda harus tahu jika tanaman mentimun sebaiknya tidak ditanam berdekatan dengan kemangi karena juga dapat memberi dampak yang buruk. Dalam hal ini, aroma dari kemangi yang tajam bisa menyebabkan rasa dari buah mentimun menjadi rusak.
Beberapa jenis tamaman diatas merupakan jenis tanaman yang sebaiknya tidak ditanam secara berdekatan karena dapat menimbulkan dampak yang buruk. Alasannya sendiri cukup beragam mulai dari berisiko berbagi jenis hama yang sama, berebut nutrisi, dan lain sebagainya.