Ada banyak jenis hama yang menganggu tanaman padi. Walang sangit merupakan salah satu jenis hama penganggu yang dimaksud. Jenis hama yang satu ini dikenal dengan aromanya yang khas saat terancam bahaya. Adapun aroma menyengat yang dikeluarkan walang sangit adalah bentuk dari pertahanan diri.
Walang sangit sendiri merupakan jenis hama yang perlu diwaspadai karena bisa menurunkan produksi dari padi yang dibudidayakan. Belum lagi jenis kerugian lainnya yang bisa muncul akibat serangannya. Penting bagi petani untuk mengenali gejala, dampak, dan pengendalian jenis hama yang satu ini.
Gejala Serangan Hama Walang Sangit pada Tanaman Padi
Saat tanaman padi diserang oleh hama walang sangit, maka akan ada beberapa gejala atau tanda yang bisa muncul. Gejala yang muncul bisa berupa banyaknya bulir padi yang menjadi hampa, gabah yang ringan, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah gejala serangan walang sangit secara lebih jelasnya.
· Bulir yang terserang walang sangit akan tampak berwarna cokelat kehitaman atau bahkan keriput
· Banyak bulir yang menjadi hampa karena cairan dalam gabah yang dihisap oleh jenis hama yang satu ini
· Munculnya aroma yang tidak sedap karena hama yang mengeluarkan bau yang khas
· Gabah yang dihasilkan juga menjadi ringan dan mudah patah
Dampak Serangan Hama Walang Sangit pada Tanaman Padi
Serangan walang sangit pada tanaman padi menimbulkan berbagai dampak kerugian. Tidak hanya kerugian berupa kerusakan pada tanaman, melainkan juga dampak kerugian secara ekonomi dan waktu bagi petani yang membudidayakan tanaman padi. Berikut ini adalah beberapa dampak serangan dari hama walang sangit.
· Terjadinya penurunan kualitas dari gabah yang dihasilkan karena banyak bulir yang tak terisi dengan sempurna
· Beras yang dihasilkan bisa kusam hingga mudah pecah
· Hasil panen juga bisa menurun karena serangan dari hama yang satu ini
· Kualitas gabah dan juga beras yang menurun juga akan berdampak pada nilai jual gabah yang juga mengalami penurunan
Pengendalian Hama Walang Sangit pada Tanaman Padi
Pengendalian walang sangit agar serangan tidak semakin parah bisa dilakukan dengan beberapa cara. Bisa dilakukan dengan melakukan pengendalian mekanis, biologis, kimia, dan lain sebagainya. Cek disini untuk langkah pengendalian walang sangit yang menyerang tanaman padi.
Pengendalian secara Mekanis
Langkah pengendalian mekanis bisa dilakukan dengan cara mengumpulkan walang sangit terutama saat pagi hari dimana serangga masih kurang aktif. Cara lainnya adalah dengan memasang lampu perangkap guna menarik walang sangit pada malam hari. Penting juga untuk membersihkan gulma yang ada di sekitar sawah.
Pengendalian secara Biologis
Selanjutnya adalah pengendalian yang dilakukan secara biologis yang bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan musuh alami walang sangit seperti laba-laba, burung pemakan serangga, dan lainnya. Menjaga ekosistem sawah juga bisa dilakukan dimana salah satunya dengan mengurangi penggunaan pestisida yang tak diperlukan.
Pengendalian secara Budidaya
Pengendalian secara budidaya bisa dilakukan dengan cara memberikan pengaturan jarak tanam. Dalam hal ini penting bagi petani tahu berapa jarak tanam yang ideal supaya tak terlalu rimbun. Selain itu, petani juga bisa menanam serempak dalam satu hamparan guna memutus siklus hidup dari hama.
Pengendalian secara Kimia
Pengendalian secara kimia bisa dilakukan jika populasinya sudah melewati ambang kendali dan metode lain kurang efektif. Dalam pemakaian pestisida, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti tidak berlebihan supaya tidak mencemari lingkungan dan membunuh musuh alami.