blog
13 Januari 2026
3 menit baca

Gejala hingga Pengendalian Penyakit Bercak Ungu pada Tanaman Bawang Merah

Petani bawang merah penting untuk mengetahui informasi mengenai penyakit bercak ungu yang sering menyerang budidaya tanaman ini

Jojo

Ditulis oleh

Jojo

Gejala hingga Pengendalian Penyakit Bercak Ungu pada Tanaman Bawang Merah

Dalam praktik budidaya tanaman bawang merah, maka serangan penyakit menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai. Adapun salah satu jenis penyakit yang banyak menyerang tanaman ini adalah penyakit bercak ungu. Adapun penyebab dari gangguan penyakit bercak ungu adalah cendawan Alternaria Porri.

Penyakit bercak ungu pada tanaman bawang merah dapat dikenali melalui gejala-gejala yang muncul. Dengan demikian, petani juga bisa segera melakukan pengendalian sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini adalah informasi mengenai penyakit bercak ungu pada tanaman bawang merah.

Gejala Penyakit Bercak Ungu Tanaman Bawang Merah

Petani bisa melakukan pengamatan melalui gejala-gejala yang muncul pada tanaman. Penyakit bercak ungu pada tanaman merah ditandai dengan kemunculan bercak ukuran kecil warna keputihan pada bagian daun. Adapun bercak bisa berkembang menjadi ungu kecoklatan.

Tanda lainnya yang dapat dikenali adalah daun yang mengering di bagian ujung yang kemudian layu dan patah. Pada serangan yang berat, penyakit bercak ungu bisa menyebabkan daun tanaman menjadi mati. Pada akhirnya hal ini juga akan menganggu proses fotosintesis dari tanaman.

Dampak Serangan Penyakit Bercak Ungu Tanaman Bawang Merah

Serangan penyakit bercak ungu pada tanaman bawang merah menyebabkan berbagai dampak buruk yang merugikan. Dampak serangan tidak hanya menyebabkan kerusakan pada tanaman saja, melainkan juga berdampak buruk pada kerugian ekonomi petani.

Serangan penyakit ini bisa menyebabkan pertumbuhan dari tanaman terganggu. Selain itu, umbi bawang merah yang dihasilkan juga bisa menjadi lebih kecil dan dengan jumlah siung yang berkurang. Dampak serangan lainnya dari bercak ungu adalah tanaman bawang merah yang menjadi lebih rentan terhadap penyakit lain.

Pencegahan Penyakit Bercak Ungu Tanaman Bawang Merah

Pencegahan bisa dilakukan untuk mengurangi potensi serangan dari penyakit bercak ungu. Beberapa tindak pencegahan yang bisa dilakukan antara lain adalah dengan menggunakan benih tanaman yang sehat dan juga bebas dari penyakit. Pastikan juga untuk menggunakan benih yang sehat dan juga bebas dari patogen.

Selain tindak pencegahan di atas, maka penting juga bagi petani untuk memastikan jarak tanam yang ideal. Pengaturan jarak tanam yang baik membantu tanaman supaya bisa mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Pengairan pada tanaman juga sebaiknya tak dilakukan secara berlebihan untuk menghindari munculnya genangan.

Pengendalian Penyakit Bercak Ungu Tanaman Bawang Merah

Pengendalian bisa dilakukan untuk mengatasi serangan penyakit pada tanaman bawang merah yang dibudidayakan. Pengendalian sendiri bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti yang berikut ini.

Pengendalian secara Kultur Teknis

Pengendalian kultur teknis bisa dilakukan dengan melakukan pemangkasan daun yang mengalami serangan berat. Selain itu, petani juga bisa melakukan pengolahan lahan serta melakukan pengendalian gulma yang menjadi inang alternatif.

Pengendalian secara Kimiawi

Menggunakan fungisida yang tepat, petani bisa melakukan pengendalian secara kimiawi pada jenis serangan yang berat. Dengan catatan, penggunaan fungisida harus sesuai dengan anjuran. Adapun fungisida yang umum digunakan antara lain adalah mankozeb, azoksistrobin, klorotalonil, dan lain-lain.

Pengendalian secara Mekanis

Langkah pengendalian secara mekanis bisa dilakukan dengan cara membersihkan sisa tanaman setelah panen. Hal ini dilakukan supaya nantinya jamur tak dapat bertahan hidup di lahan.

Pengendalian dilakukan mengatasi serangan penyakit pada tanaman bawang merah agar tak semakin parah. Selain beberapa langkah pengendalian di atas, petani tanaman bawang merah juga bisa melakukan pengendalian memanfaatkan agen hayati yang tepat untuk menekan perkembangan dari patogen.

Jojo

Jojo

Content Writer at TanamPangan

Penulis di TanamPangan yang bersemangat tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi. Berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang praktik dan inovasi pertanian modern.