Jika tertarik melakukan budidaya tanaman jagung, ada baiknya untuk mencari tahu mengenai jenis hama yang bisa menyerang jenis tanaman ini. Dengan mengetahui informasi yang cukup, Anda pun bisa segera melakukan tindak pencegahan dan pengendalian yang tepat untuk mengatasinya.
Salah satu jenis hama yang berpotensi menyebabkan kerusakan tanaman jagung adalah ulat tanah. Jenis hama ini biasanya aktif menyerang tanaman muda di malam hari dan saat siangnya, hama ini akan bersembunyi di dalam tanah. Berikut ini adalah gejala, pencegahan, dan pengendalian hama yang bisa dilakukan.
Gejala dan Dampak Serangan Ulat Tanah pada Tanaman Jagung
Gejala serangan ulat tanah pada tanaman jagung biasanya ditandai dengan tanaman jagung muda yang tiba-tiba layu atau roboh. Selain itu, petani juga bisa menemukan adanya bekas potongan rapi di bagian batang tanaman. Adapun serangan ulat tanah biasanya tidak merata dan muncul seperti petak-petak.
Dampak serangan ulat tanah pada tanaman jagung antara lain adalah terjadinya kematian bibit jagung yang cepat hingga berkurangnya populasi tanaman. Selain itu luka pada bagian batang tanaman juga berpotensi menjadi pintu masuk bagi jamur atau bakteri.
Pencegahan Serangan Ulat Tanah pada Tanaman Jagung
Serangan ulat tanah pada tanaman jagung menyebabkan berbagai kerusakan dan kerugian bagi petani. Untuk itu diperlukan tindak pencegahan supaya jenis hama yang satu ini tidak menganggu tanaman jagung yang dibudidayakan. Tindak pencegahan sendiri dapat dilakukan dengan beberapa cara.
Petani yang ingin membudidayakan tanaman jagung bisa membajak atau menggaru tanah sebelum ditanami. Hal ini dilakukan untuk mematikan telur, larva, atau bahkan pupa ulat tanah yang ada. Selain itu, pembersihan lahan dari gulma dan sisa tanaman juga bisa dilakukan karena berpotensi menjadi tempat persembunyian ulat tanah.
Pencegahan selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan penanaman tanaman jagung serentak. Petani juga sebaiknya menggunakan jenis benih tanaman jagung yang sehat untuk mencegah tanaman mudah terserang hama ataupun jenis penyakit lainnya.
Pengendalian Ulat Tanah pada Tanaman Jagung
Ada beberapa langkah pengendalian yang bisa dilakukan untuk mengatasi ulat tanah secara alami. Pengendalian sendiri dilakukan supaya serangan tidak semakin parah serta untuk menekan kerugian yang bisa saja muncul akibat serangan yang satu ini. Berikut ini adalah beberapa pengendalian hama yang bisa dilakukan.
Pengendalian secara Mekanis
Pengendalian mekanis bisa dilakukan dengan cara menangkap ulat yang dilakukan secara manual. Dalam tingkat serangan hama yang ringan, maka ulat tanah dapat diambil dan dimusnahkan. Selain itu, petani juga bisa menggunakan perangkap umpan.
Pengendalian Hayati
Pengendalian juga bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan musuh alami. Petani bisa menggunakan musuh alami dengan cara memelihara predator bagi hama seperti halnya burung atau semut.
Pengendalian Nabati
Pengendalian nabati bisa dilakukan dengan cara menggunakan ekstrak dari daun mimba, daun sirsak, dan juga tembakau. Selanjutnya, ekstrak dapat disiramkan ke pangkal tanaman jagung.
Pengendalian Kimia
Pengendalian kimia dilakukan terutama jika serangan hama ulat tanah pada tanaman jagung sudah tergolong berat. Pengendalian secara kimia sebaiknya dilakukan mengikuti dosis dan anjuran dari produk yang digunakan untuk mencegah hal yang tak diinginkan.
Itu tadi adalah informasi mengenai serangan hama ulat tanah pada tanaman jagung. Pengendalian jenis hama yang satu ini bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan gejala yang muncul. Jika tidak segera dikendalian, serangan bisa semakin parah hingga menyebabkan tanaman yang mati.