blog
4 Agustus 2026
3 menit baca

Gejala Serangan Semut pada Tanaman Cabai dan Langkah Pengendaliannya

Kenali gejala serangan semut pada tanaman cabai, dampak yang muncul, serta langkah pengendaliannya agar hasil panen terjaga

Beny

Ditulis oleh

Beny

Gejala Serangan Semut pada Tanaman Cabai dan Langkah Pengendaliannya

Proses budidaya tanaman cabai seringkali menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah gangguan dari semut. Keberadaan semut bisa menjadi tanda jika tanaman cabai tengah diserang oleh hama kutu daun yang menghasilkan embun madu yang disukai oleh semut.

Gejala Serangan Semut pada Tanaman Cabai

Serangan semut pada tanaman cabai dapat dikenali dari gejala yang muncul seperti banyak semut yang hilir mudik di bagian batang, cabang, ataupun buah tanaman. Gejala lainnya adalah tanah yang ada di sekitar pangkal tanaman menjadi berongga karena aktivitas pembuatan sarang.

Petani tanaman cabai juga bisa menemukan koloni kutu daun atau serangga pengisap lain pada tanaman cabai. Sedangkan pada bagian batang dan juga daun biasanya akan terasa lengket akibat embun madu yang dihasilkan oleh hama pengisap.

Langkah Pengendalian Semut pada Tanaman Cabai

Keberadaan semut pada tanaman cabai tidak boleh diabaikan. Anda bisa segera melakukan pengendalian yang tepat sejak dini untuk mencegah terjadinya penurunan hasil panen hingga peningkatan populasi hama lain. Berikut ini adalah beberapa langkah pengendalian semut pada tanaman cabai yang bisa dilakukan.

Menjaga Kebersihan Lahan

Kebersihan lahan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. caranya adalah dengan membersihkan gulma yang ada di sekitar tanaman. Selain itu, singkirkan juga sisa buah atau sumber makanan semut lainnya yang ada di sekitar tanaman cabai. Anda juga sebaiknya memangkas bagian tanaman yang terserang berat.

Manfaatkan Kulit Jeruk

Kulit jeruk juga bisa digunakan untuk mengusir semut sekaligus membuat aroma kebun terasa lebih segar. Caranya adalah dengan merebus kulit jeruk sampai tekstur berubah menjadi lembek. Selanjutnya kulit jeruk dapat diblender dan tuangkan cairan kulit jeruk tersebut ke arah sarang semut.

Menggunakan Kapur Ajaib

Kapur ajaib bisa dijadikan sebagai pagar pelindung bagi tanaman cabai. Caranya adalah dengan mencoretkan kapur ajaib di bagian pinggiran luar pot tanaman. coretan dapat ditebalkan kembali jika garis kapur tersebut sudah mulai pudar. Dengan menggunakan kapur ajaib, semut juga tidak akan berani lewat.

Menaburkan Bubuk Kayu Manis

Memiliki bau yang khas dan harum, kayu manis dapat dimanfaatkan sebagai pengusir semut pada tanaman cabai. Siapkan bubuk kayu manis lalu taburkan di sekeliling batang tanaman. Meski bau bubuk kayu manis banyak disukai manusia, namun semut tidak menyukainya.

Memanfaatkan Mentimun

Menggunakan mentimun untuk mengusir semut juga bisa menjadi salah satu cara praktis yang bisa dilakukan. Anda bisa menyiapkan mentimun yang sebelumnya sudah diiris kecil-kecil. Selanjutnya, Anda bisa meletakkannya di jalur yang dilalui oleh semut agar hewan ini pergi.

Menggunakan Bubuk Kopi

Siapkan dulu bubuk kopi hitam tanpa dicampur dengan gula. Selanjutnya, bubuk kopi bisa ditaburkan di permukaan tanah di dalam pot cabai dan dilakukan secara merata. Jika bubuk kopi telah menyatu dengan tanah, Anda bisa menaburkannya kembali untuk mengusir semut.

Menyiapkan Air Cuka

Anda juga bisa menggunakan air cuka untuk mengusir semut. Caranya adalah dengan menyiapkan cuka secukupnya lalu semprotkan pada tanaman cabai yang terserang semut. Di bagian jalur semut, Anda bisa menyemprotkannya dalam jumlah yang lebih banyak.

Menggunakan Garam

Tidak hanya bisa digunakan untuk memasak, garam juga bisa digunakan untuk mengatasi semut pada tanaman cabai. Caranya adalah dengan menaburkan garam ke tanah atau bisa juga dengan cara disemprotkan pada tanaman cabai. Cara ini juga menjadi salah satu cara praktis yang bisa digunakan.

Beny

Beny

Content Writer at TanamPangan

Penulis di TanamPangan yang bersemangat tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi. Berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang praktik dan inovasi pertanian modern.