blog
10 Februari 2026
3 menit baca

Hama yang Rentan Menyerang Jagung dan Pengendaliannya

Berbagai jenis hama dna penyakit pada tanaman jagung yang bisa mengganggu produktivitas jagung yang perlu diketahui agar bisa dicegah

Jojo

Ditulis oleh

Jojo

Hama yang Rentan Menyerang Jagung dan Pengendaliannya

Kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan jenis tanaman jagung. Tanaman ini sering jadi bahan baku berbagai industri seperti emping, tortilla, tepung jagung, sampai diolah menjadi berbagai jenis roti dan kue. Karena pangsa pasarnya yang luas maka Kamu bisa melirik tanaman ini untuk dibudidayakan di lahan yang Kamu miliki.

Namun, seperti halnya berbagai jenis tanaman lainnya, tanaman jagung juga memiliki ancaman dari hama maupun penyakit yang bisa menurunkan hasil produksi jagung. Kamu perlu tahu beberapa jenis hama tersebut serta bagaimana cara menanganinya.

Ancaman Hama pada Tanaman Jagung dan Cara Menanganinya.

Agar produksi jagung pada lahan yang Kamu miliki bisa optimal maka kenali beberapa hama pada jagung di bawah ini sekaligus cara penanganan yang tepat :

1. Lalat bibit

Hama ini memiliki nama lain Atherigona exigue adalah ancaman hama yang harus jadi perhatian pada tanaman jagung. Hama ini bisa menyerang tanaman jagung yang masih mudah. hama ini bisa membuat tanaman jagung menjadi layu hingga menyebabkan kematian pada tanaman jagung.

Pengendalian yang tepat terhadap lalat ini adalah dengan melakukan pergiliran tanaman atau menggeser waktu tanamn. Kamu juga bisa menggunakan varietas benih jagung yang tahan terhadap lalat bibit.

2. Penggerek batang jagung

Nama lain hama ini adalah Ostrinia furnacalis yang bisa menyebabkan tanaman mudah patah atau roboh. Gejala yang ditimbulkan dari serangan hama ini adalah adanya liang-liang gerekan pada batang.

Lalu, bagaimana cara pengendalian hama penggerek batang jagung? Salah satu cara yang bisa Kamu lakukan adalah dengan menggunakan sistem tanam tumpang sari dengan tanaman kedelai atau kacang tanah.

3. Penggerek tongkol

Nama lain dari hama ini adalah Helicoverpa armigera yang sering kali menyerang tongkol bahkan sampai pucuk tanaman jagung. Tanaman yang terjangkit hama ini maka akan memiliki gejala berupa rambut tongkol terpotong atau Kamu bisa menemukan ada gerekan atau larva di ujung tongkol jagung. Larva ini akan memakan biji-biji jagung yang masih mudah sehingga bisa menurunkan produksi jagung yang Kamu tanam.

Untuk mengendalikan hama ini maka Kamu bisa menyemprotkan insektisida yang dilakukan saat rambut jagung sudah terebentuk. Cara lainnya adalah dengan melakukan pergiliran tanaman serta pengolahan tanah dengan tepat.

4. Ulat tanah

Nama lain dari hama ini adalah Agrotis ipsilon yang sering kali bersembunyi di dalam tanah pada siang hari dan aktif di malam hari. Ancaman dari hama ini tidak main-main karena bisa memotong batang tanaman jagung yang masih mudah sehingga tanaman ini bisa patah atau mati.

Pengendallian hama ini bisa dengan mengguankan mulsa plastik untuk mengurangi ancaman dari ulat tanah. Kamu juga bisa melakukan pengendalian hama dengan memusnahkan larva sehingga tidak merajalela di lahan yang Kamu tanami jagung.

Cara Meminimalisir Ancaman Hama pada Tanaman Jagung

Ada berbagai upaya yang bisa Kamu lakukan agar lahan dan tanaman yang Kamu rawat terhindar dari ancaman hama. Yang pertama adalah melakukan rotasi tanaman atau menanami lahan dengan kacang-kacangan secara selingan sehingga bisa memutus siklus hidup hama.

Yang kedua adalah pengolahan lahan dengan baik seperti halnya membajak tanah sehingga bisa mengangkat kepompong yang bersembunyi di dalam tanah agar mati tekena sinar matahari.

Tanaman jagung memiliki potensi yang besar jika dikelola dengan baik. Untuk itu, cari tahu hama apa saja yang mengancam dan cara penanganan yang tepat sehingga Kamu bisa lebih untung dalam usaha bertani jagung.

Jojo

Jojo

Content Writer at TanamPangan

Penulis di TanamPangan yang bersemangat tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi. Berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang praktik dan inovasi pertanian modern.