Ada beberapa sisa bahan makanan yang dapat ditanam kembali. Menanam kembali sisa bahan makanan bisa menjadi solusi dalam mengurangi limbah organik sekaligus membantu menekan pengeluaran untuk belanja bahan makanan sehari-hari. Lalu, apa saja jenis sayuran yang dapat ditanam kembali menggunakan sisa bahan dapur?
Mulai dari daun bawang, cabai, dan kentang merupakan beberapa bahan dapur yang dapat ditanam kembali. Berikut ini adalah jenis bahan dapur yang dapat dipertimbangkan ditanam dari bahan sisa dapur.
Daun Bawang
Daun bawang merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah ditanam kembali. Untuk budidayanya, Anda bisa menyisakan bagian bawah yang masih memiliki akar kecil. Selanjutnya rendam bagian akar tersebut dengan memanfaatkan gelas yang berisi sedikit air bersih. Selanjutnya letakkan di tempat yang terkena sinar matahari.
Melalui cara di atas, daun bawang dapat tumbuh kembali dan dipanen ketika daunnya sudah cukup panjang. Daun bawang sendiri dapat dimanfaatkan untuk banyak jenis masakan seperti bakwan, nasi goreng, sop, soto, dan lain sebagainya.
Kangkung
Ada juga sayuran kangkung yang banyak diolah menjadi masakan terutama tumis kangkung. Cara menanam kembali kangkung adalah dengan mengambil beberapa batang kangkung sisa memasak lalu rendam bagian bawahnya di dalam air. Selanjutnya akar-akar putih baru akan muncul.
Kangkung merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang mudah dibudidayakan sehingga cocok bagi pemula. Untuk budidaya kangkung sebaiknya pastikan jika media tanam yang digunakan tetap lembap dan tidak kekurangan air.
Bawang Putih
Selanjutnya adalah bawang putih yang banyak digunakan dalam berbagai masakan Indonesia. Bawang putih berguna untuk meningkatkan aroma masakan dan rasa gurih pada masakan. Untuk budidaya bawang putih dari sisa dapur, Anda bisa menyiapkan satu siung bawang putih yang tersisa.
Pada praktik budidaya bawang putih, pastikan bagian akar menghadap ke bawah dan dengan ujung runcing menghadap ke bagian atas. Saat sudah waktunya dipanen, biasanya daun pada bagian atas mulai menguning dan juga rebah.
Cabai
Ada juga cabai yang merupakan salah satu bumbu dapur utama. Cabai digunakan pada banyak jenis masakan terutama bagi mereka yang menyukai rasa pedas. Untuk budidaya tanaman ini, Anda bisa memanfaatkan bagian biji cabai entah itu cabai merah atau jenis cabai rawit.
Selanjutnya, biji cabai yang sudah dikumpulkan dapat dikeringkan terlebih dulu sebelum akhirnya ditabur di atas tanah. Cabai sendiri merupakan jenis tanaman yang dapat dipanen berkali-kali selama masa produktif atau tergantung pada kondisi tanaman.
Kentang
Kentang banyak diolah menjadi banyak jenis makanan. Kentang bisa diolah dengan cara dijadikan kentang rebus, dimasak menjadi kentang goreng, hingga dijadikan perkedel. Untuk budidaya kentang dari sisa bahan dapur, Anda bisa memilih kentang yang sudah bertunas untuk ditanam kembali.
Penanaman kentang dapat dilakukan dengan menggunakan media tanam lengkap dengan sistem drainase yang baik. Agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal, sebaiknya gunakan kentang yang sehat dan bukan kentang yang sudah busuk.
Seledri
Selanjutnya adalah seledri yang dapat ditanam dengan memanfaatkan bonggol bawahnya yang keras. Anda bisa meletakkan bonggol bawah seledri ke dalam mangkuk yang telah diisi sedikit air sebelumnya. Jika akar serta daun kecil sudah terlihat kuat, tanaman pun bisa dipindahkan ke media tanam.
Tanaman seledri dapat dipanen dengan cara memotong batangnya. Hindari mencabut seluruh tanaman agar nantinya tanaman dapat tumbuh kembali.