Kedelai adalah salah satu tanaman pangan di Indonesia. Pasalnya, banyak makanan populer di Indonesia yang menggunakan kedelai sebagai bahan baku seperti tahu, kedelai, susu kedelai, kecap, dan lain sebagainya.
Kedelai atau yang dikenal dengan sebutan soya termasuk tanaman polong-polongan yang menjadi sumber protein nabati serta minyak nabati di dunia. Maka dari itu, tanaman ini merupakan tanaman pangan penting bagi Indonesia. Budidayanya bisa di sawah dan di lahan kering atau ladang.
Jenis Kedelai Unggul di Indonesia
Untuk budidaya kedelai maka mulai dengan memilih jenis bibit atau varietas yang unggul. Meskipun demikian, hasil panen tetap akan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti musim tanam, air, serta organisme pengganggu. Memilih varietas kedelai uang unggul bisa jadi upaya untuk mendapatkan hasil panen yang sukses dan melimpah. Di bawah ini adalah beberapa contoh varietas yang sering dibudidayakan oleh petani Indonesia, seperti halnya :
1. Kedelai varietas anjasmoro
Jenis kedelai ini merupakan kedelai unggul di Indonesia dan kualitasnya tidak kalah dengan kedelai impor. Ukuran polongnya besar dan warnanya kuning mengkilat. Varietas kedelai ini sangat diminati oleh petani dimana tanamannya tahan rebah serta jadi bahan baku tempe dan tahu yang berkualitas.
2. Kedelai varietas argomulyo
Jenis kedelai ini merupakan introduksi dari negara Thailand yang pertama kali dikembangkan pada tahun 1988. Jenis kedelai ini juga unggul dengan biji besar sehingga jadi bahan baku untuk susu kedela, tahu dan tempe.
3. Kedelai varietas grobogan
Keunggulan jenis kedelai ini adalah umur tanam yang pendek dimana kedelai siap panen pada usia 70 hari. Produktivitas kedelai ini juga tinggi dengan ukuran biji yang besar dan berkualitas. Jika dibandingkan dengan kedelai impor, maka varietas grobogan ini tidak kalah.
4. Kedelai varietas wilis
Wilis jadi varietas kedelai yang juga populer di Indonesia dan banyak ditanam petani. Keunggulan dari varietas ini adalah tahan rebah serta tahan virus. Maka dari itu jenis kedelai ini sangat cocok untuk budidaya karena memiliki daya tahan terhadap lingkungan serta hama penyakit.
5. Kedelai varietas ijen
Varietas ijen ini adalah persilangan antara kedelai varietas wilis dan jenis kedelai yang tahan terhadap hama ulat grayak. Jenis ini termasuk unggulan mengingat ulat grayak sendiri adaah hama pengganggu tanaman kedelai yang utama dan sangat merugikan petani.
Pemilihan Varietas Kedelai yang Unggul
Memilih variets harus mempertimbangkan juga berbagai hal. Beberapa diantaranya adalah kondisi lahan, musim tanamnya, serta serangga atau hama apa saja yang cenderung mengancam di wilayah tersebut. Pilih varietas yang sesuai dengan jenis lahan, ketersediaan air, serta yang tahan terhadap hama.
Pemilihan varietas kedelai yang unggul bisa mendatangkan berbagai manfaat seperti halnya memiliki produktivitas yang tinggi, tahan terhadap serangga, serta masa panen yang cepat. Selain itu, kriteria kedelai unggulan lainnya adalah ukuran bijinya besar, warnanya cerah dan tingkat adaptasi dengan lingkungan cukup tinggi.
Apa Saja Manfaat Bertani Kedelai
Kedelai menjadi salah satu tanaman palawija andalan bagi petani selain padi dan jagung. Tanaman ini juga memiliki pasar yang luas di Indonesia karena menjadi bahan baku untuk berbagai industri.
Selain pemanfaatan kedelai secara tradisional seperti untuk tahu dan tempe, bahan pangan ini juga dibutuhkan oleh industri seperti untuk pembuatan minyak kedelai, kosmetik, bahan pewarna, lilin, dan lain sebagainya. Selain itu masih banyak lagi kegunaan kedelai untuk industri sehingga permintaan juga besar.