Ada banyak jenis hama yang menyerang tanaman padi di sawah. Salah satunya adalah tikus yang menjadi salah satu hama yang harus diwaspadai. Jika tanaman padi diserang oleh jenis hama yang satu ini, maka akan ada banyak kerugian yang bisa dialami oleh petani tanaman padi.
Kerugian Akibat Serangan Hama Tikus di Sawah
Ada banyak dampak negatif atau kerugian yang disebabkan oleh serangan tikus pada tanaman padi. Serangan tikus pada sawah tanaman padi menyebabkan berbagai kerugian seperti halnya menyebabkan tanggul rusak hingga menggagalkan panen pada tahap serangan yang parah. Berikut ini adalah beberapa dampak serangannya.
Membuat Lubang serta Tanggul Menjadi Rusak
Hama yang satu ini bisa menggali sarang di pematang sawah dan menyebabkan berbagai kerusakan disana. Kerusakannya bisa berupa sistem iritasi yang bocor hingga pematang yang mudah jebol.
Biaya Produksi Menjadi Meningkat
Serangan tikus juga menyebabkan petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli perangkap ataupun racun tikus. Belum lagi jika sampai pematang mengalami kerusakan, petani pun harus keluar biaya tambahan untuk melakukan perbaikan pada bagian yang rusak.
Hasil Panen Berkurang
Hasil panen bisa berkurang karena tikus yang menimbulkan berbagai kerusakan pada tanaman. Tikus pada sawah bisa memakan batang sampai dengan bulir padi. Jika sudah demikian, maka jumlah malai yang dapat dipanen bisa berkurang. Serangan dari hama tikus ini dapat menyebabkan kehilangan hasil panen cukup besar.
Tips Usir Tikus dari Sawah Tanaman Padi
Dengan berbagai kerugian yang bisa ditimbulkan di atas, petani perlu tahu apa saja cara yang bisa dilakukan untuk mengusir tikus pada sawah tanaman padi. Mengusir tikus yang menyerang sawah tanaman padi sendiri bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti yang berikut ini.
Menggunakan Predator Alami
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan predator alami dimana salah satunya adalah burung hantu. Petani pun bisa memasang rumah burung hantu di sekitar sawah. Burung hantu sendiri menjadi salah satu cara yang cukup efektif dalam mengendalikan tikus karena aktif mencari makan malam hari.
Membersihkan Area Sawah
Membuat lingkungan bersih menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan supaya nantinya tikus kesulitan mencari tempat persembunyian. Petani bisa membersihkan gulma dan juga semak yang ada di pematang sawang. Dengan meminimalisir tempat berlindung bagi tikus, maka jumlah hama ini juga akan bisa ditekan.
Menggunakan Perangkap untuk Tikus
Menggunakan perangkat juga bisa dilakukan yakni dengan cara menggunakan kandang penjerat, perangkap penjepit, dan lain sebagainya. Petani bisa menambahkan umpan supaya nantinya tikus bisa lebih mudah masuk ke dalam perangkat yang sudah dipasang.
Melakukan Gropyokan
Agar lebih efektif, maka berburu tikus beramai-ramai juga bisa dilakukan dalam membasmi hama tikus. Dalam hal ini, pengendalian tikus dilakukan secara bersama-sama dengan kelompok petani pada suatu tempat. Anda dan petani yang lain bisa mengatur jadwal untuk melakukan pembasmian tikus secara bersama-sama.
Melakukan Penanaman Serentak
Mengatur jadwal tanam secara serentak pada suatu wilayah dilakukan guna meminimalkan peluang tikus dalam mendapatkan makanan terus menerus. Dalam hal ini, populasi dari tikus bisa menurun jika tidak ada padi di lahan tertentu. Dengan demikian, populasi dan migrasi tikus juga bisa terputus.
Serangan hama tikus sebaiknya segera dilakukan untuk menghindari kerusakan yang semakin parah. Apalagi serangan tikus bisa menyebabkan menurunnya kualitas maupun kuantitas dari panen yang dihasilkan.