Kebun singkong yang Kamu rawat dengan baik ternyata bisa memberi peluang yang menjanjikan untuk saat ini. Selain sebagai pengganti makanan pokok, singkong juga jadi salah satu komoditi ekspor. Apalagi singkong relatif mudah diolah dan mudah dibudidayakan sehingga menjadikan pertanian singkong jadi bisnis yang cuan.
Apa Saja Jenis-Jenis Singkong
Singkong memiliki banyak nama lain seperti ketela pohon dan ubi kayu. Tanaman ini termasuk ke dalam tumbuhan umbi akar. Selain umbinya bisa diolah daun singkong juga bisa jadi bahan sayur yang banyak peminatnya dan laku jika dijual.
Sebelum mulai membudidayakan tanaman singkong, ketahui dulu apa saja jenis singkong sehingga Kamu bisa memutuskan target pasar mana yang akan Kamu ambil. Di bawah ini adalah beberapa jenis singkong yang umumnya dibudidayakan masyarakat Indonesia :
1. Singkong gajah
Keunikan dari singkong gajah ini adalah bobotnya yang lebih besar daripada singkong biasa pada umumnya. Untuk daunnya sendiri berwarna ungu kemerahan. Penggunaan singkong gajah sering kali untuk kebutuhan industri pembuatan tepung dan industri bioetanol.
2. Singkong mentega
Singkong ini cukup populer karena sering diolah menjadi panganan pinggir jalan seperti singkong keju. Daging umbi singkong mentega ini lembut dan memiliki ciri warna kuning yang khas. Singkong ini juga jadi bahan untuk pembuatan tape sampai kue. Singkong mentega siap panen saat usia 13 bulan.
3. Singkong putih
Seperti namanya, daging umbi singkong ini memiliki warna putih. Teksturnya sedikit keras sehingga lebih cocok untuk dijadikan makanann dengan cara direbus atau dikukus terlebih dahulu. Singkong ini siap panen saat usia tanaman kurang lebih 9 bulan.
Untuk jenis singkong yang bisa Kamu budidayakan sangat beragam yang bisa Kamu pilih berdasarkan penggunaan dan juga kondisi lahan yang dimiliki.
Cara Budidaya Singkon yang Perlu Kamu Ketahui
Singkong di budidayakan dengan menanam stek batang singkong. Selain varietas yang unggul, kondisi tanah juga sangat penting untuk jadi pertimbangan para petani. Media tanam yang sesuai dengan pertumbuhan ketela pohin adalah yang gembur atau teksturnya remah sehingga umbi singkong bisa tumbuh besar dengan baik. Tanah yang kaya akan bahan organik juga sangat cocok dan akan lebih mudah untuk diolah.
Hal lain yang perlu Kamu ketahui adalah ketinggian tempat budidaya singkong. Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik pada 10 sampai 700 m dpl. Faktor ini tergantung dari jenis singkong yang ditanam.
Persiapan Bibit Tanaman Singkong
Untuk pembibitan, sebaiknya dari tanaman induk yang usianya sudah cukup tua, yaitu antara usia 10 sampai 12 bulan. Bibit dari pohon ketela yang sehat dan batangnya berkau lurus serta belum tumbuh tunas baru. Pilih bagian batang pada bagian bawah sampai tengah.
Sebelum bibit singkong ditanam, perlu dilakukan pembersihan lahan terlebih dahulu untuk menghilangkan gulma yang ada. Akar tanaman sebelumnya juga perlu dibuang. Langkah ini bisa membantu menggemburkan tanah sekaligus menghilangkan inang hama dan penyakit yang mungkin sudah ada sebelumnya pada lahan tersebut. Proses ini dilakukan dengan pencangkulan atau dengan alat bajak.
Singkong bukan lagi tanaman yang ditanam untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Namun sudah banyak industri yang siap menampung singkong sebagai bahan utamanya, seperti pembuatan tepung sampai keripik singkong. Jadi, Kamu bisa mendapatkan peluang yang menjanjikan jika menanam singkong dan tahu bagaimana cara pemasarannya saat panen tiba.