blog
8 Januari 2026
3 menit baca

Penyakit Bulai Tanaman Jagung Lengkap dengan Gejala dan Langkah Pengendaliannya

Menjadi salah satu jenis penyakit pada tanaman jagung, penting bagi petani untuk tahu informasi lengkap mengenai penyakit bulai dan penanganannya

Jojo

Ditulis oleh

Jojo

Penyakit Bulai Tanaman Jagung Lengkap dengan Gejala dan Langkah Pengendaliannya

Jagung merupakan salah satu tanaman pangan yang penting di Indonesia. Sayangnya serangan penyakit bulai bisa menjadi salah satu tantangan dalam membudidayakan jenis tanaman yang satu ini. Serangan penyakit bulai sendiri menyebabkan berbagai dampak buruk yang berpotensi merugikan petani jagung.

Penyakit bulai disebabkan oleh Peronosclerospora spp. Adapun spesies yang umum di Indonesia antara lain adalah Peronosclerospora maydis, Peronosclerospora sorghi, dan juga Peronosclerospora philippinensis. Cek gejala, dampak, pencegahan, dan juga pengendaliannya di bawah ini.

Gejala Serangan Bulai pada Tanaman Jagung

Gejala bulai biasanya muncul sejak fase awal pertumbuhan tanaman. Munculnya gejala penyakit pada tanaman bisa dijadikan sebagai pertanda jika tanaman budidaya telah terserang penyakit bulai dan bisa segera dilakukan pengendalian sejak dini. Adapun tanda atau gejala yang muncul antara lain adalah sebagai berikut.

·      Daun muda berwarna kuning pucat hingga putih yang memanjang sejajar tulang daun

·      Daun yang menjadi sempit, kaku, dan juga rapuh

·      Pertumbuhan tanaman yang menjadi kerdil

·      Pada pagi hari tampak lapisan putih seperti halnya tepung di bagian bawah daun

·      Tanaman sering tidak membentuk tongkol atau muncul tongkol namun kecil atau bahkan bisa saja tak berisi

Dampak Serangan Bulai pada Tanaman Jagung

Bukan hanya menyebabkan kerusakan, penyakit tanaman bulai juga dapat merugikan petani jagung. Hal ini tak lepas dari berbagai dampak buruk yang bisa muncul akibat serangan dari penyakit tanaman jagung satu ini. Dampak serangan bulai cukup beragam termasuk terjadinya penurunan hasil panen.

Dampak buruk lainnya adalah penurunan kualitas hingga potensi gagal panen jika infeksi di fase awal. Hal ini tentu menyebabkan kerugian yang kadang tidak sedikit bagi petani. Belum lagi, penyakit juga mudah menyebar entah melalui benih, angin, atau bisa juga sisa tanaman.

Pencegahan Penyakit Bulai Tanaman Jagung

Untuk menghindari dampak yang merugikan, maka penting bagi petani jagung untuk melakukan pencegahan. Lantas tindak pencegahan apa saja yang bisa dilakukan untuk menghalau datangnya penyakit bulai pada tanaman jagung? Berikut ini adalah beberapa tindak pencegahan yang dapat dilakukan.

·      Petani sebaiknya melakukan rotasi tanaman dengan cara menghindari menanam jagung secara terus menerus pada lahan yang sama

·      Menggunakan varietas jagung yang tahan terhadap penyakit bulai

·      Menghindari kondisi lahan yang terlalu lembap

·      Melakukan tanam serempak untuk memutus siklus dari penyakit

Pengendalian Penyakit Bulai Tanaman Jagung

Pengendalian penyakit bulai bisa dilakukan dengan beberapa cara termasuk pengendalian melakukan sanitasi pada lahan, menggunakan agen hayati, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa langkah pengendalian yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit bulai pada tanaman jagung.

Melakukan Sanitasi Lahan

Sanitasi lahan bisa dilakukan dengan membersihkan sisa-sisa tanaman yang terinfeksi setelah panen. Selain itu, petani juga bisa mencabut dan memusnahkan tanaman yang menunjukkan gejala penyakit berat.

Memanfaatkan Agen Hayati

Penggunaan agen hayati juga bisa dilakukan sebagai salah satu langkah pengendalian terhadap penyakit bulai. Dalam hal ini petani bisa memanfaatkan agen hayati seperti Trichoderma spp ataupun Pseudomonas Fluorescens.

 Melakukan Pengamatan secara Rutin

Anda juga sebaiknya melakukan pengamatan secara rutin untuk melihat apakah ada gejala penyakit yang muncul pada tanaman. Tentunya, pengendalian sejak awal lebih efektif dibandingkan jika serangan penyakit sudah meluas.

Ulasan di atas adalah informasi mengenai serangan penyakit bulai. Dengan pencegahan dan juga pengendalian yang tepat saat diserang penyakit, maka risiko akibat serangan penyakit bulai juga bisa lebih diminimalisir.

Jojo

Jojo

Content Writer at TanamPangan

Penulis di TanamPangan yang bersemangat tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi. Berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang praktik dan inovasi pertanian modern.