blog
26 November 2025
3 menit baca

Penyakit Tanaman Sorgum Mulai dari Penyebab, Gejala, dan Dampaknya

Penyakit tanaman sorgum menyebabkan dampak buruk pada tanaman hingga dapat merugikan petani karena kualitas dan kuantitas panen yang menurun

Jojo

Ditulis oleh

Jojo

Penyakit Tanaman Sorgum Mulai dari Penyebab, Gejala, dan Dampaknya

Tanaman sorgum merupakan salah satu jenis tanaman biji-bijian yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan pangan alternatif. Bukan hanya itu saja, tanaman ini juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk industry hingga pakan ternak. Tanaman sorgum sendiri banyak dibudidayakan dengan berbagai manfaatnya tersebut.

Sayangnya, selama proses budidaya tanaman sorgum bisa saja terserang yang namanya penyakit. Berbagai penyakit tersebut berpotensi merusak tanaman hingga menjadi penyebab gagalnya panen. Untuk tindak pencegahan, maka penting bagi petani sorgum untuk tahu jenis penyakit apa saja yang menyerang jenis tanaman ini.

Karat Daun

Jenis penyakit yang satu ini disebabkan oleh jamur Puccinia Purpurea. Gejala yang muncul akibat serangan dari penyakit karat daun adalah munculnya bercak kecil dengan warna coklat karat pada bagian permukaan daun. Selain itu daun tanaman juga menjadi lebih cepat mengering ketika terkena serangan karat daun.

Penyakit tanaman sorgum ini menyebabkan berbagai dampak buruk. Adapun dampak serangan dari karat daun pada tanaman sorgum adalah terjadinya penurunan proses fotosintesis. Selain itu, hasil panen juga bisa mengalami penurunan cukup besar terutama pada jenis serangan penyakit karat daun yang terbilang berat.

Bulai

Ada juga penyakit bulai yang penyebabnya adalah jamur Peronosclerospora Sorghi. Beberapa gejala yang muncul akibat serangannya adalah permukaan bawah daun yang tampak lapisan putih seperti tepung serta tanaman yang menjadi kerdil. Serangan hama ini menyebabkan berbagai dampak buruk bagi tanaman sorgum.

Salah satu dampak dari serangan penyakit bulai adalah tanaman yang bisa mengalami gagal panen jika terinfeksi dini. Jika tidak ditangani secara tepat, petani bisa mengalami kerugian yang tak sedikit.

Busuk Batang

Ada juga penyakit busuk batang yang penyebabnya adalah jamur Fusarium spp. Colletotrichum Grominicola, dan juga Sclerotium Rolfsii. Gejala yang muncul akibat serangan busuk batang adalah batang yang menghitam dan mudah patah. Gejala lainnya adalah jaringan dalam batang berwarna coklat atau bisa juga merah muda.

Dampak buruk yang bisa terjadi akibat serangan busuk batang pada tanaman sorgum adalah pengisian biji yang menjadi tidak sempurna. Dampak lainnya adalah terjadinya penurunan hasil karena tanaman yang rebah.

Antraknosa

Ada juga antraknosa yang penyebabnya adalah Colletotrichum Sublineola. Gejala yang muncul akibat serangan dari antraknosa adalah munculnya bercak pada daun warna merah kecoklatan dengan tepi yang kuning. Penyakit ini juga terkadang menyerang bagian batang dan juga malai.

Dampak yang muncul karena serangan antraknosa pada tanaman sorgum adalah terjadinya pengurangan luas daun yang aktif. Selain itu, penurunan hasil panen juga bisa terjadi akibat serangan penyakit yang satu ini.

Hawar Daun

Penyebab dari penyakit tanaman yang satu ini adalah jamur Exserohilum Turcicum. Gejala yang bisa dijadikan sebagai tanda jika tanaman sedang diserang hawar daun antara lain adalah munculnya lesi yang memanjang dengan warna coklat atau terkadang berbingkai ungu. Penyakit ini juga cepat meluas pada cuaca yang lembab.

Dampak serangan hawar daun pada tanaman sorgum adalah pertumbuhan biji yang menjadi tidak optimal. Selain itu, luas daun sehat untuk fotosintesis bisa berkurang hingga hasil panen juga bisa menurun pada jenis serangan yang berat.

Ada banyak jenis penyakit yang berpotensi menyerang tanaman sorgum. Pengendalian penyakit pada tanaman sorgum penting untuk dilakukan dengan mengenali gejala yang muncul. Jika dibiarkan semakin parah, serangan penyakit tanaman sorgum bisa menyebabkan terjadinya gagal panen dan merugikan petani.

Jojo

Jojo

Content Writer at TanamPangan

Penulis di TanamPangan yang bersemangat tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi. Berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang praktik dan inovasi pertanian modern.