Tanaman umbi yang bisa Kamu tanam dengan mudah adalah ubi jalar yang rasa umbinya manis, teksturnya lembut serta bisa mengenyangkan. Tanaman ubi jalar atau Ipomoea batatas ini adalah tanaman pangan yang bukan hanya bisa jadi tanaman di pekarangan rumah saja namun juga bisa jadi sumber ekonomi bagi keluarga karena minat pasar yang tinggi. Selain umbinya, tanaman ini juga sering diambil daunnya untuk dijadikan sayur.
Namun, pertanian ubi jalar juga memiliki tantangan tersendri seperti halnya hama boleng pada ubi jalar. Boleng pada ubi bisa menyebabkan ubi tidak bisa dimakan dan merubah warna ubi itu sendiri. Karena itu, kenali dulu jenis hama ini sehingga bisa melakukan penanganna yang tepat jika Kamu menemukannya pada ubi jalar yang Kamu tanam.
Penyebab Tanaman Ubi Jalar jadi Boleng
Penyebab umbi jalar jadi boleng adalah karena serangan hama boleng. Hal ini bisa sangat merugikan petani karena ubi jalar yang sudah dimasuki larva boleng maka tidak diminati pasar bahkan tidak bisa dimakan lagi. Bagian dalam umbi ubi jalar akan busuk dan jika dimaka maka rasanya pahit.
Hama boleng sendiri adalah jenis kumbang-kumbang kecil dengan cirinya adalah adanya moncong yang runcing ke depan. kumbang ini menghisap cairan tanaman baik pada bagian umbinya sampai batangnya.
Untuk larva hama ini bisa berbahaya bahkan mengancam gagal panen pada ubi jalar karena larva memakan daging ubi dari dalam. Ubi yang rentan terkena serangan hama ini adalah yang membentuk ubi ke atas permukaan tanah atau menyembul ke atas sehingga mudah diserang hama boleng.
Cara Mengangani Hama Boleng yang Merugikan pada Ubi Jalar
Ada beberapa hal yang bisa Kamu lakukan untuk bisa menangani atau mencegah serangan hama boleng yang merugikan tanaman ubi jalar yang Kamu tanam, seperti halnya :
1. Pilih jenis ubi yang tahan dari serangan hama boleng
Beberapa jenis ubi jalar yang sering ditanam petani dan cukup tahan akan serangan hama boleng adalah ubi cilembu serta ubi ungu. Hal ini karena jenis ubi tersebut membentuk ubi ke dalam tanah yang mengurangi resiko jangkauan dari hama boleng.
2. Menanam bibit sehat
Gunakan bibit sehat yang tidak terdapat telur hama. Kamu bisa merendam bibit dalam pestisida sebelum mulai ditanam untuk langkah pencegahan. Cara ini bisa membantu mengurangi resiko serangan hama boleng yang merugikan petani.
3. Pengendalian tanaman yang sudah terjangkit
Tanaman ubi jalar yang sudah terjangkit hama boleng maka bisa Kamu cabut dan buang bagian yang sudah terinfeksi dan membakarnya. Pengendalian secara fisik atau mekanis ini bisa membantu mencegah penyebaran hama yang meluas lagi.
4. Menggunakan insektisida
Pengendalian hama boleng pada ubi jalar bisa juga dengan cara kimiawi antara lain dengan menggunakan insektisida. Cara ini cukup praktis dilakukan petani ubi jalar dengan takaran yang cukup.
Cara lainnya yang bisa Kamu lakukan adalah dengan melakukan sanitasi lahan, pengairan yang tepat dan pergiliran tanaman untuk memutus perkembangan hama. Untuk rotasi tanaan sendiri bisa dengan mengganti jenis tanaan di lahan pada setiap satu musim atau dua kali musim tanam. Hal ini akan membuat hama yang menjangkit ubi jalar kehilangan inangnya dan memutus perkembangbiakan hama tersebut.
Ubi jalar sendiri adalah salah satu tanaman pangan di Indonesia yang jadi alternatif setelah nasi dan jagung. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, peluang bertani ubi jalar ini masih terbuka sehingga Kamu bisa mulai mempelajari cara budidayanya.