blog
22 Maret 2026
3 menit baca

Penyebab Kacang Tanah Tidak Berisi, Bukan Hanya karena Serangan Hama dan Penyakit

Kacang tanah yang tidak berisi disebabkan oleh banyak faktor termasuk penggunaan benih tidak berkualitas hingga kondisi tanah yang buruk

Jojo

Ditulis oleh

Jojo

Penyebab Kacang Tanah Tidak Berisi, Bukan Hanya karena Serangan Hama dan Penyakit

Memiliki nilai gizi serta nilai ekonomi yang cukup baik, membuat kacang tanah banyak dibudidayakan. Sayangnya, tak jarang masalah datang dan menyebabkan berbagai kerugian bagi petani kacang tanah. Salah satunya adalah biji kacang tanah yang tidak terisi dengan sempurna.

Kacang tanah yang tidak berisi bisa disebabkan oleh banyak hal. Hal ini bisa jadi karena faktor lingkungan, teknik budidaya yang tidak tepat, serangan hama dan penyakit, serta faktor yang lainnya. Berikut ini adalah penjelasan kenapa kacang tanah tidak berisi secara lebih lengkapnya.

Terkena Serangan Hama dan Penyakit

Serangan hama dan penyakit menimbulkan berbagai kerusakan bahkan potensi terjadinya gagal panen. Beberapa jenis hama seperti halnya thrips hingga kutu daun bisa menganggu terjadinya proses fotosintesis dan juga pembentukan biji pada tanaman.

Selain itu, penyakit juga menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai. Penyakit jamur atau bakteri pada akar juga polong bisa saja menghambat penyerapan nutrisi pada tanaman. Hal ini bisa berdampak pada pengisian polong yang terganggu dan akhirnya kosong.

Penggunaan Biji yang Tidak Berkualitas

Pemilihan benih menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan saat Anda ingin memulai budidaya tanaman. Jika sembarangan, benih yang tidak berkualitas atau penggunaan varietas yang tidak cocok dengan kondisi lingkungan bisa saja menyebabkan kacang tanah menjadi kosong atau bahkan tidak berisi.

Hindari benih yang memiliki daya tumbuh rendah atau benih yang sudah tua. Selain itu, penting juga untuk tidak memilih benih yang asalnya dari tanaman induk yang kurang sehat. Penggunaan jenis benih yang demikian bisa menghasilkan tanaman dengan pengisian biji yang rendah.

Penyerbukan atau Pembuahan yang Tidak Sempurna

Proses penyerbukan dan pembuahan juga bisa menjadi salah satu alasannya. Dalam hal ini, penyerbukan dan pembuahan yang terganggu bisa membuat polong kacang tanah tak berkembang secara sempurna. Gangguan pada penyerbukan dan pembuahan sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal.

Gangguan bisa muncul akibat kelembapan tanah yang tidak stabil atau karena tanaman yang kekurangan nutrisi sehingga memicu stress. Selain itu, kondisi cuaca yang ekstrem seperti halnya hujan yang terus menerus atau panas yang berlebihan juga bisa menjadi pemicunya.

Panen yang Dilakukan Terlalu Dini

Penting bagi petani untuk tahu kapan waktu yang tepat untuk panen kacang tanah yang dibudidayakan. Panen terlalu dini bisa menyebabkan biji kacang yang terlihat kosong, ringan, atau memiliki biji yang sangat kecil.

Kacang tanah sendiri membutuhkan waktu untuk pengisian polongnya. Jika pengisian belum selesai dan sudah dipanen, maka biji bisa saja belum berkembang secara sempurna pada waktu tersebut.

Kondisi Tanah yang Tidak Mendukung

Kondisi tanah juga dapat memberikan pengaruh pada keberhasilan pengisian polong dari tanaman kacang tanah. Jika tanah yang digunakan tergenang air, padat, atau terlalu keras, hal ini menyebabkan perkembangan ginofor atau bakal buah terhambat.

Kondisi tanah yang kurang baik akan menyebabkan polong kacang tanah tidak mampu berkembang dengan baik dan sempurna. Dalam melakukan budidaya tanaman kacang tanah, ada baiknya untuk menggunakan jenis tanah dengan drainase yang baik dan tanah yang gembur.

Akibat Kekurangan Air

Kekurangan air terlebih di fase tanaman berbunga atau saat pengisian polong bisa menyebabkan bunga gugur atau pengisian biji kacang tanah yang terhambat. Masalah ini dapat berakibat pada polong hanya akan membentuk biji yang kecil atau bahkan kosong.

Jojo

Jojo

Content Writer at TanamPangan

Penulis di TanamPangan yang bersemangat tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi. Berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang praktik dan inovasi pertanian modern.