Jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang banyak dibudidayakan. Untuk menjaga kualitas, jagung sebaiknya dipanen di waktu yang tepat. Jika panen dilakukan terlalu cepat atau terlalu lambat, hal ini juga akan menyebabkan kualitas biji menurun sehingga dapat berpengaruh pada harga jual.
Tanda Jagung Siap Dipanen
Beberapa tanda tanaman jagung siap panen adalah perubahan warna pada bulir jagung, rambut jagung mengering, dan beberapa tanda lainnya. Berikut ini adalah penjelasan mengenai tanda tanaman jagung sudah siap untuk dipanen.
Biji Jagung Terlihat Padat
Biji jagung biasanya akan terlihat lebih padat dan juga penuh. Saat tongkol dibuka, Anda akan menemukan susunan biji yang biasanya sudah rapat dan dengan ukuran yang relatif seragam. Sedangkan jagung yang belum matang, biasanya akan lebih lembek dan juga berair.
Perubahan Warna Jagung
Warna biji juga bisa menjadi salah satu tanda jagung sudah siap panen. Saat tanaman siap panen, biji jagung akan berubah menjadi kuning atau coklat tergantung pada varietas yang dibudidayakan.
Usia Sesuai dengan Varietas
Waktu panen jagung bisa berbeda-beda tergantung pada varietas yang dibudidayakan. Supaya panen bisa dilakukan tepat waktu, maka penting bagi Anda untuk mengetahui varietas yang dibudidayakan. Cari tahu juga informasi mengenai usia panen dari jagung dengan varietas tersebut.
Rambut Jagung Berubah Warna
Di awal pertumbuhan, rambut jagung biasanya berwarna hijau dan juga terlihat segar. Namun, saat jagung mulai matang, rambut jagung akan berubah warna menjadi cokelat dan juga tampak kering. Saat diraba, rambut jagung mudah rontok.
Tips Menyimpan Hasil Panen Jagung
Setelah proses panen selesai, jagung perlu disimpan dengan cara yang tepat supaya kualitas dapat tetap terjaga. Penyimpanan yang dilakukan secara asal berpotensi merusak jagung serta menurunkan harga jual ke depannya. Berikut ini adalah beberapa tips menyimpan jagung yang dapat dilakukan.
Siapkan Wadah Penyimpanan
Setelah panen, Anda bisa menyiapkan wadah untuk keperluan menyimpan jagung. Beberapa pilihan wadah yang bisa digunakan antara lain adalah karung goni, kotak kayu, karung plastik, dan lain sebagainya. Pastikan wadah yang digunakan dalam kondisi yang bersih.
Jaga Suhu Jagung saat penyimpanan
Perhatikan juga suhu tempat penyimpanan dan usahakan suhu tetap sejuk. Suhu yang terlalu hangat pada penyimpanan jagung bisa menyebabkan terjadinya perubahan tongkol seperti jagung yang bertepung.
Daftar Peluang Usaha Jagung yang Bisa Dicoba
Peluang bisnis jagung terbilang cukup besar dan menguntungkan. Jagung sendiri bisa dijual dalam bentuk segar atau diolah terlebih dulu sebelum dijual. Tanaman ini juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan pembuatan pakan ternak, dan lain-lain. Berikut ini ada beberapa peluang usaha jagung yang dapat dipertimbangkan.
Dijual Segar
Jagung bisa dijual segar secara langsung ke konsumen, pasar tradisional, pedagang sayur, usaha kuliner, dan lain sebagainya. Harga jagung sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk kualitas jagung, musim panen, permintaan pasar, dan faktor lainnya.
Menjual Produk Olahan
Sebelum dijual, jagung juga bisa diolah terlebih dulu. Beberapa olahan jagung yang bisa dibuat antara lain adalah bakwan jagung, jasuke, jagung bakar, jagung rebus, emping jagung, popcorn, minuman berbahan jagung, keripik jagung, dan lain sebagainya.
Usaha Pakan Ternak
Jagung juga bisa digunakan sebagai pakan ternak. Untuk pakan ternak, jagung dapat dipasarkan entah itu dalam bentuk pipilan kering atau sebagai bagian dari campuran pakan ternak.