Siput menjadi salah satu jenis hama yang seringkali menyerang tanaman. Keberadaan siput terutama dalam jumlah yang banyak di kebun perlu diwaspadai. Siput dapat merusak banyak jenis tanaman dan mengganggu pertumbuhan bahkan hasil panen dari tanaman yang dibudiayakan.
Gejala Kerusakan Akibat Serangan Siput
Ada beberapa tanda atau gejala yang biasanya akan ditemui saat tanaman di kebun diserang oleh siput. Salah satunya adalah kemunculan sisa lendir yang mengering dan mengkilap di bagian permukaan daun atau bisa juga tanah yang ada di sekitar tanaman.
Kemunculan lubang-lubang pada daun dan tunas juga menjadi tanda lainnya yang biasa muncul pada serangan siput pada tanaman. Lubang yang muncul biasanya tidak beraturan atau bergerigi.
Langkah Pengendalian Siput di Kebun
Untuk menghindari serangan dari siput yang lebih parah, maka pengendalian secara tepat penting untuk dilakukan. Pengendalian sendiri bisa dilakukan dengan berbagai cara termasuk dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Berikut ini adalah beberapa cara pengendalian siput yang bisa dicoba.
Mengambil Siput secara Manual
Salah satu cara praktis dan ramah lingkungan yang bisa dilakukan adalah dengan mengambil siput menggunakan tangan. Anda bisa menggunakan sarung tangan dan kumpulkan siput yang ada satu per satu. Selanjutnya, siput bisa dibuang jauh dari kebun agar tak lagi menganggu tanaman yang ada.
Menggunakan Cangkang Telur
Menjadi cara mudah selanjutnya yang bisa dilakukan. Anda bisa menggunakan cangkang telur yang diletakkan di media tanam. Cangkang telur tersebut nantinya akan menjadi penghalang kedatangan dari hama siput. Siput akan merasa kurang nyaman ketika melewati cangkang telur yang bertekstur kasar dan juga tajam.
Memanfaatkan Musuh Alami SIput
Untuk tips yang satu ini, Anda perlu tahu hewan apa saja yang menjadi musuh alami bagi siput. Beberapa diantaranya adalah burung, katak, dan juga bebek. Dengan adanya hewan tersebut di kebun, maka populasi dari siput juga akan bisa lebih ditekan di kebun.
Mengurangi Kelembapan Kebun
Siput menyukai kondisi yang lembap sehingga mengurangi kelembapan di kebun bisa membantu. Caranya adalah dengan menghindari penyiraman yang dilakukan secara berlebihan. Selain itu, perhatikan juga waktu penyiraman bagi tanaman, dimana Anda bisa menyiram tanaman di pagi hari dan bukan di sore ataupun malam hari.
Memanfaatkan Larutan Bawang Putih
Selain cara di atas, juga bisa memanfaatkan penggunaan bawang putih untuk mengatasi siput di kebun. Caranya adalah dengan menyiapkan bawang putih dan juga air. Anda bisa menyemprotkan larutan bawang putih yang sudah dibuat tersebut ke tanaman.
Menggunakan Perangkap Alami
Cara yang satu ini juga bisa dilakukan untuk mengatasi siput di kebun. Caranya adalah dengan menggunakan perangkap seperti halnya dengan menggunakan melon terbalik, kulit jeruk, atau potongan papan. Setelah nanti siput berkumpul, Anda pun bisa mengangkat perangkat yang dipasang lalu buang jauh siputnya dari kebun.
Jaga Kebun agar Tetap Bersih
Menjaga kebersihan kebun yang dimiliki menjadi hal yang sebaiknya dilakukan karena memberi banyak manfaat. Pembersihan kebun juga bisa dilakukan untuk mengatasi siput yaitu dengan cara membersihkan sisa daun yang kering, kayu lapuk, atau pot kosong supaya tak digunakan untuk bersembunyi siput.
Untuk menghindari kerusakan tanaman akibat serangan siput, maka beberapa cara di atas dapat dilakukan. Dengan demikian, tanaman juga akan menjadi lebih subur dan juga bebas dari gangguan hama yang satu ini.