blog
20 November 2025
3 menit baca

Tips Budidaya Tanaman Katuk agar Tumbuh Subur

Dalam melakukan budidaya tanaman katuk ada beberapa hal yang perlu diperhatikan termasuk pemilihan bibit hingga langkah perawatannya

Jojo

Ditulis oleh

Jojo

Tips Budidaya Tanaman Katuk agar Tumbuh Subur

Tanaman katuk merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak diolah menjadi masakan seperti halnya sayur benih dan tumis. Sayuran yang dikenal sebagai pelancar asi ini memiliki berbagai manfaat yang bagus untuk kesehatan tubuh termasuk untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan lain sebagainya.

Jika tertarik untuk membudidayakan tanaman katuk, maka mulai dari pemilihan bibit hingga perawatan tanaman sebaiknya diperhatikan. Hal ini dilakukan supaya tanaman katuk yang ditanam bisa tumbuh dengan baik dan juga subur. Alhasil, hasil panen juga bisa sesuai dengan harapan.

Pilih Bibit Tanaman Katuk yang Sehat

Pemilihan bibit sebaiknya tidak sembarangan, dimana bibit yang dipilih sebaiknya sehat dan juga bebas dari hama. Penggunaan bibit yang sehat membuat tanaman juga bisa tumbuh dengan kuat dan juga produktif kedepannya. Adapun usia indukan tunas yang ideal diantara 6 sampai dengan 12 bulan.

Menyiapkan Media Tanam

Siapkan polybag dan juga campuran tanah dengan pupuk kandang atau bisa juga pupuk kompos. Untuk perbandingan tanah dan pupuknya bisa 1:1. Untuk selanjutnya, Anda bisa memasukkan campuran tanah dan juga pupuk tersebut ke dalam polybag.

Anda dapat menancapkan 1 atau bisa juga 2 batang tunas tanaman katuk ke dalam polybag. Jangan lupa untuk menyiram bibit tersebut agar tanahnya bisa lembap atau cukup air.

Proses Menanam Tanaman Katuk

Proses selanjutnya adalah menanam tanaman katuk dengan cara menyiapkan dulu lahan yang akan digunakan. Lahan yang digunakan sebaiknya dibersihkan dulu dari gulma supaya nantinya tanaman utama dan gulma tidak saling berebut untuk mendapatkan air maupun cahaya matahari.

Buat lubang persegi dengan ukuran sekitar 30 cm pada tiap sisinya. Jika sudah, Anda bisa menambahkan pupuk kendang di lubang dengan takaran 1/3 dari lubang. Masukkan bibit tanaman katuk lalu tutup dengan menggunakan tanah.

Pemeliharaan Tanaman Katuk

Penyulaman untuk tanaman katuk dapat dilakukan jika tanaman tumbuh tidak sesuai dengan harapan. Dalam hal ini, tanaman yang rusak atau tumbuh dengan tidak baik bisa diganti dengan jenis bibit yang baru. Teknik penyulaman sendiri bisa dilakukan saat tanaman berusia 2 sampai dengan 4 minggu dari penanaman.

Langkah pemeliharan juga bisa dilakukan dengan melakukan pembersihan gulma di sekitar tanaman. Gemburkan juga tanah dengan tujuan mempermudah sirkulasi oksigen di dalam tanah supaya tanaman bisa tumbuh sehat. Pemeliharaan tanaman katuk penting untuk diperhatikan supaya tanaman katuk tumbuh dengan baik.

Penyiraman dan Pemupukan pada Tanaman

Penyiraman pada tanaman katuk dilakukan dengan menggunakan air bersih. Dalam melakukan penyiraman sebaiknya tidak sampai membanjiri tanah supaya akar tanaman tidak rusak. Selain penyiraman, pemupukan juga bisa dilakukan dengan menggunakan jenis pupuk cair ataupun yang padat.

Pengendalian Hama dan Penyakit yang Menyerang

Hama dan juga penyakit pada tanaman katuk menjadi salah satu gangguan yang dihadapi oleh petani jenis tanaman ini. Beberapa jenis hama dan penyakit yang berpotensi mengganggu tanaman katuk antara lain adalah ulat hijau, wereng hitam, bekicot/siput, belalang, jamur, dan lain sebagainya.

Waktu Panen Tanaman Katuk

Kapan tanaman katuk dapat dipanen untuk diambil hasilnya? Untuk waktu panennya, tanaman ini dapat dipanen setelah berumur sekitar 8 sampai dengan 15 bulan setelah ditanam.

Itu tadi adalah ulasan mengenai langkah budidaya tanaman katuk. Bagi Anda yang tertarik melakukan budidaya tanaman katuk, maka bisa ikuti beberapa cara budidaya tanaman di atas.

Jojo

Jojo

Content Writer at TanamPangan

Penulis di TanamPangan yang bersemangat tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi. Berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang praktik dan inovasi pertanian modern.