Kacang tanah adalah makanan yang sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan masyarakat di Indonesia. Selain direbus, kacang tanah juag digoreng, disangrai bahkan bisa diolah untuk diambil minyaknya. Banyak juga permintaan dari pabrik untuk pembuatan selai kacang.
Kacang tanah juga dikenal sebagai sumber protein nabati dan lemak sehat. Jadi tidak heran jika ada berbagai hidangan yang menggunakan kacang tanah baik sebagai camilan, lauk, sampai sayuran. Untuk itu, jika memiliki sawah, ladang atau pekarangan maka Kamu bisa memilih untuk menanam kacang tanah sehingga nutrisi keluarga bisa tercukupi.
Panduan Menanam Kacang Tanah yang Hasilnya Melimpah
Menanam kacang tanah tidak sulit namun perlu ketelatenan dalam pengolahan tanah serta penanganan jika ada hama dan penyakit pada tanaman. Di bawah ini ada beberapa panduan menanam kacang tanah, antara lain :
- Kondisi tanah : Tanah yang gembur adalah yang ideal untuk berbagai tanaman termasuk kacang tanah. Pilih media tanam dengan kandungan bahan organik yang tinggi sehingga tanah bisa menjadi gembur dan kacang tanah bisa tumbuh dengan baik di dalam tanah.
- Suhu : Kacang tanah bisa tumbuh pada dataran rendah dengan suhu tinggi. Kondisi ini bisa menjaga tanah agar tidak terlalu basah. Pasalnya, jika tanah terlalu berlebihan menyimpan air maka rentan bisa merusak kacang tanah.
- Curah hujan : Menanam kacang tanah di musim kemarau bisa jadi pilihan yang baik karena kondisi tanah tidka terlalu becek sehingga bisa lebih minim risiko serangan jamur. bisa dikatakan juga bahwa kacang tanah ini tidak terlalu bersabahat dtanam di musim hujan.
Cara dan Tips Menanam Kacang Tanah untuk Kamu Coba
Untuk mendapatkan hasil panen kacang tanah yang maksimal maka diperlukan beberapa proses mulai dari pengolahan tanah sampai pemupukan. Di bawah ini adalah beberapa cara dan tips yang bisa Kamu coba :
1. Proses menggemburkan tanah
Proses ini dilakukan dengan pencangkulan dan pembajakan. Pemberian dolomit dan pupuk kandang bisa dilakukan untuk membuat tanah lebih gembur. Jika ada air yang tergenang maka buat drainase agar tanah tidak becek.
2. Pemilihan benih
Benih yang unggul bisa memungkinkan hasil panen yang melimpah, tahan terhadap hama serta penyakit, serta memiliki waktu panen yang cepat. Kamu bisa membeli benih di toko pertanian dan pilih yang unggul.
3. Penanaman benih kacang tanah
Benih yang sudah direndam sudah bisa Kamu tanam pada lubang sedalam 3 cm. Penanaman benih ini bisa dengan jarak yang ideal antara lain 40 cm x 20 cm atau bisa dengan jarak tanam 40 cm x 10 cm. Letakkan satu benih pada satu lubang.
4. Perawatan tanaman kacang tanah
Budidaya kacnag tanah yang hasilnya melimpah butuh perawatan yang telaten. Misalnya jika ada benih yang tidak berkembang dengan baik maka cabut dan tanam yang baru atau disulam. Penyiraman juga dibutuhkan namun jangan sampai air tergenang. Jika ditanam saat musim hujan maka penting untuk membuat drainase yang baik agar tanah tidak becek.
5. Pemupukan
Pemupukan juga sangat penting antara lain bisa dengan pupuk organik maupun nonorganik. Pemupukan juga bisa untuk membasmi hama dan penyakit pada tanaman kacang tanah. Lakukan juga penyiangan saat ada gulma yang mulai muncul agar tidak berebut nutrisi dengan kacang tanah.
6. Panen
Proses pemananan kacang tanah dilakukan dengan pencabutan kacang tanah. Untuk bibit yang unggul, kacang tanah dipanen saat sudah berusia 3 bulan. Akan tetapi, ada juga bibit kacang tanah yang biasa yang bisa dipanen saat usianya 5 bulan.