Suka kegiatan berkebun? Berkebun menjadi salah satu kegiatan menyenangkan. Bukan hanya cocok untuk mengisi waktu luang, melainkan juga membuat waktu menjadi lebih produktif. Apalagi jika ada hasil panen yang dapat dinikmati. Salah satu jenis tanaman yang menarik untuk dibudidayakan adalah jenis tanaman sayuran.
Sayangnya, menanam sayuran di musim hujan bisa menjadi tantangan tersendiri. Hal ini disebabkan oleh tingginya curah hujan hingga serangan beberapa hama dan penyakit yang semakin berkembang di musim ini. Untuk itu Anda membutuhkan beberapa tips berkebun di musim hujan yang tepat agar tanaman tetap sehat.
Sesuaikan dengan Jenis Tanaman yang Dibudidayakan
Jenis sayur apa yang akan Anda tanam? Tidak semua jenis tanaman cocok ditanam di musim hujan. Penting untuk memilih jenis sayuran yang relatif tahan terhadap kelembapan tinggi. Contohnya antara lain adalah selada, kacang Panjang, bayam, sawi, pakcoy, timun, serta jenis tanaman sayur yang lainnya.
Di musim hujan, Anda sebaiknya menghindari jenis sayuran yang sensitif terhadap air yang berlebih seperti halnya wortel atau bawang merah, kecuali jika memiliki drainase yang bagus.
Perhatikan Sistem Drainase pada Tanaman
Sistem drainase tanaman penting untuk diperhatikan mengingat drainase merupakan salah satu kunci keberhasilan budidaya tanaman apalagi di musim hujan. Kondisi tanah yang terlalu basah bisa menyebabkan akar yang membusuk dan membuat tanaman mati.
Penting untuk memastikan jika saluran air yang ada di sekitar kebun lancar. Selain itu, Anda juga bisa membuat bedengan yang lebih tinggi supaya nantinya air tidak menggenang.
Waspadai Munculnya Penyakit di Musim Hujan
Kelembapan tinggi memicu berbagai jenis penyakit seperti halnya bercak daun, busuk batang, dan lain sebagainya. Untuk mengantisipasi datangnya berbagai penyakit tersebut, Anda bisa dilakukan tindak pencegahan seperti halnya hindari menanam tanaman terlalu rapat. Hal ini dilakukan untuk memastikan sirkulasi udara baik.
Langkah pencegahan lainnya adalah dengan memangkas daun yang sudah terserang penyakit agar tak menyebar. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan bibit yang unggul dan bebas penyakit untuk mengurangi risiko tanaman mudah terserang penyakit di musim hujan.
Waspadai Serangan Hama pada Tanaman
Selain penyakit, serangan hama juga menjadi hal lainnya yang perlu diwaspadai di musim hujan. Kelembapan yang tinggi ditambah lagi genangan air dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi beberapa jenis hama yang sering menyerang sayuran.
Anda bisa lakukan pencegahan atau melakukan pengendalian yang tepat untuk mengatasi serangan hama pada sayuran. Tanpa adanya pencegahan dan pengendalian yang baik, tanaman bisa saja rusak atau bahkan mengalami gagal panen.
Melakukan Pemeriksaan Tanaman Secara Rutin
Pemantauan tanaman juga perlu dilakukan secara rutin untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan subur. Apalagi dimusim hujan mengingat kelembapan dan curah hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan berbagai masalah seperti serangan jamur, gangguan hama, munculnya genangan air, dan lain sebagainya.
Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, Anda bisa tahu jika ada gejala-gejala penyakit atau serangan hama muncul. Dengan demikian Anda bisa segera mengatasinya tanpa harus menunggu serangan yang semakin parah muncul. Alhasil, tanaman sayur bisa lebih terjaga sampai nanti masa panen.
Informasi di atas merupakan tips menanam sayuran di musim hujan yang dapat diikuti. Selain beberapa tips di atas, hal lain yang perlu diperhatikan adalah masalah pemupukan dan juga penyiraman yang dilakukan pada tanaman selama musim hujan.