Ubi jalar adalah salah satu jenis makanan yang memiliki karbohidrat dan juga serat yang tinggi. Maka tidak heran jika ubi jadi tanaman favorit untuk pekarangan rumah dan juga kebun. Apalagi daunnya yang masih mudah bisa dijadikan sayur. Untuk lahan yang terbatas, ubi bisa jadi makanan pangan yang bisa Kamu pilih. Untuk itu, Kamu bisa mempelajari tips sukses bertani ubi jalar baik untuk konsumsi keluarga atau untuk produksi massal.
Tips bagi Petani Ubi Jalar agar Hasil Panen Memuaskan
Ada berbagai hal yang perlu diperhatikan saat ingin mendapatkan hasil panen ubi jalar yang optimal dan umbinya besar, seperti halnya :
1. Memilih bibit unggul
Jika ingin panen ubi jalar yang besar dan berlimpah maka pilihanbibit sangat penting. Kamu bisa memiilki biibt berupa umbi yang dibiarkan bertunas. Cara lainnya adalah menggunakan bibit dari stek tanaman ubi jalar.
2. Persiapan lahan untuk ditanami ubi jalar
Tanah yang subur dan kaya unsur hara adalah pilihan terbaiknya. Hal ini akan memudahkan ubi untuk tumbuh dengan lebih baik. Tanah juga tidak boleh terlalu kering karena bisa menyebabkan tanaman rentan terserang hama.
Sedangkan jika tanah terlalu basa maka ubi jalar bisa lebih banyak serat serta lebih mudah busuk. Untuk lahan yang cocok untuk ubi jalar sebaiknya memiliki pH 5,5-7,5.
3. Menanam umbi ubi jalar
Untuk penanaman ubi jalar dengan menggunakan umbinya maka Kamu bisa membuat lubang dulu dengan kedalaman antara 5 sampai 7 cm. Tunas umbinya harus menghadap ke atas agar bisa tumbuh dengan baik dengan jarak tanam antar umbinya adalah sekitar 30 sampai 40 cm.
4. Menanam stek ubi jalar
Jika menggunakan stek maka sebainya benamkan dua pertiga bagian ke dalam tanah. Hal ini bisa membanyu akar baru akan terbentuk lebih kuat. Untuk jarak tanamnya sama dengan penanaman dengan umbi ubi jalar yaitu 30 sampai 40 cm.
Kriteria bibit yang baik agar bsia distek adalah memiliki ruas-ruas yang rapat, sehat, bebas hama, bebas penyakit dengan panjang stek ideal adalah sekitar 20 sampai 25 cm. Buang bagian daun di bawah stek agar bisa membantu mengurangi penguapan.
5. Melakukan pemeliharaan ubi jalar yang baik
Penyiraman dan penyiangan adalah langkah penting untuk pemeliharaan tanaman ubi jalar. Untuk hama dan penyakit maka bisa Kamu antisipasi dengan menggunakan insektisida atau rotasi tanaman.
5. Pemanenan ubi jalar
Usia ubi jalar siap panen ini tergantung dengan varietas yang Kamu tanam. Lihat juga ciri fisiknya antara lain tanaman mulai menguning dan mati. Saat panen lakukan dengan hati-hati agar umbi ubi jalar tidak rusak dan bersihkan umbi dari tanah yang menempel.
6. Waktu penanaman
Untuk waktu penananam bisa berbeda-beda tergantung pada cuaca dan iklim di tempatmu. Untuk kondisi lahan yang kering aka penanaman ubi jalar bisa pada awal musim hujan sehingga bisa mendapat air yang cukup selama pertumbuhan tanaman.
7. Memangkas batang ubi jalar
Tanaman ubi peru dipanhkas sehingga nutrisi dan energi bisa digunakan untuk membentuk ubi. Pemangkasan bisa dilakukan saat tanaman berusia 2 bulan atau saat batang sudah terlalu panjang.
Kamu bisa menanam ubi jalar di lahan yang sempit dan perawatannya pun juga cukup mudah. Dengan demikian Kamu sudah menyiapkan sumber pangan untuk keluarga yang bisa jadi sumber karbohidrat mengenyangkan pengganti nasi dan bisa juga jadi snack bagi keluarga dengan cara direbus atau dijadikan keripik.