blog
13 Maret 2026
3 menit baca

Waspadai 5 Hama dan Panyakit yang Sering Menyerang Kacang Tanah

Hama-hama yang sering menyerang kacang tanah yang bisa merugikan petani bahkan bisa beresiko gagal panen serta cara penanganannya

Jojo

Ditulis oleh

Jojo

Waspadai 5 Hama dan Panyakit yang Sering Menyerang Kacang Tanah

Kacang tanah adalah salah satu jenis tanaman palawija yang sering jadi pilihan petani untuk ditanam khususnya pada sawah, ladang, tegal, atau pekarangan. Salah satu alasannya adalah karena bisa produksi yang rendah serta potensi keuntungan yang tinggi saat menjualnya.

Apalagi kacang tanah sudah jadi bahan baku berbagai industri termasuk minyak kacang tanah, tepung protein tinggi, selai, dan salah satu sumber protein nabati yang diandalkan di Indonesia. Hal ini yang membuat popularitas kacang tanah sebagai komoditi pertanian tetap melambung. Akan tetapi, ada tantangan tersendiri yang harus dihadapi petani yaitu serangan hama serta penyakit.

Hama dan Penyakit yang Rentan Menyerang Kacang Tanah

Tantangan untuk petani kacang tanah bisa berupa jamur, penyakit, dan hama yang bisa menurunkan produski kacang tanah. Bahkan, serangan hama yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan kacang tanah terancam gagal panen. Di bawah ini adalah beberapa hama dan penyakit yang bisa menyerang kacang tanah, antara lain :

1. Penyakit Layu

Penyebab penyakit pada kacang tanah ini adalah bakteri yang disebut sebagai Xanthomonas solanacearum. Akibat penyakit ini bisa menyebabkan tanaman kacang tanah terkulai layu bahkan bisa langsung mati. Untuk mengendalikan penyakit ini maka Kamu menyemprot tanaman dengan Streptomycin atau Agrimycin dengan takaran yang tepat.

2. Penyakit bercak daun

Untuk penyakit yang satu ini, penyebabnya adalah sejenis jamur yang disebut fungus Cercospora personata. Ciri-ciri saat tanaman kacang tanah sudah terinfeksi penyakit ini adalah adanya bercak pada daun kacang tanah. Pengendalian hama yang satu ini bisa dengan menyemprotkan Antmkol atau Dakonil dengan takaran dan interval yang tepat.

3. Penyakit Sclerotium

Penyakit pada tanaman kacang tanah ini disebabkan oleh Sclerotium rolfsiiyang menyerang pada pangkal batang yang menyebabkan munculnya bercak hitam. Tanaman kacang akan menjadi layu dan bisa mati kika terserang penyakit yang satu ini. Seringkali, penyakit ini menyerang saat cuaca lembab. Jadi penanganan yang tepat adalah dengan perbaikan pengairan sehingga air tidak tergenang dan bisa mengalir dengan baik.

4. Hama uret

Hama yang satu ini memakan akar tanaman kacang serta batang bagian bawah bahkan sampai polong kacang tanah. Akibat dari serangan hama ini maka tanaman bisa layu bahkan mati. Pengendalian hama uret bisa dengan penanaman yang serentak serta petani harus melakukan penyiangan yang intensif. Jika sudah ada tanaman kacang yang terserang hama maka harus dicabut dan dimusnahkan agar tidak menginfeksi tanaman lainnya.

5. Hama ulat

Hama berupa ulat bisam mebuat tanama kacnag tanah rusak. Ada berbagai jenis ulat garayak sampai ulat jengkal. Pengendalian hama ini bisa dengan insektisida dengan takaran dan intensitas penyemprotan yang tepat.

Produksi Kacang Tanah di Indonesia

Di Indonesia sendiri ada beberapa wilayah yang memiliki produktivitas kacang tanah yang besar, seperti halnya di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, sampai Nusa Tenggara Barat. Jenis tanaman kacang-kacangan ini bisa tumbuh dengan baik pada jenis tanah aluvial sampai marginal. Kacang tanah cocok ditanam pada ketinggian 500 mdpl sampai 1.500 mdpl.

Cara menanam kacang tanah di Indonesia sering kali dengan sistem tumpang sari dan monokultur. Tanaman ini jadi andalan sebagai sumber protein yang tinggi serta bisa menjadi sumber enegri dengan kandungan kalori yang tinggi.

Jika Kamu ingin menanam kacang-kacangan dengan penghasil profit yang menjanjikan maka bisa memilih kacang tanah yang relatif mudah dibudidayakan.

Jojo

Jojo

Content Writer at TanamPangan

Penulis di TanamPangan yang bersemangat tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi. Berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang praktik dan inovasi pertanian modern.