blog
17 Januari 2026
3 menit baca

Waspadai Penyakit Tanaman Kentang di Musim Hujan dan Langkah Pengendaliannya

Penyakit tanaman kentang di musim hujan perlu diwaspadai karena berpotensi menurunkan kualitas dan jumlah panen

Jojo

Ditulis oleh

Jojo

Waspadai Penyakit Tanaman Kentang di Musim Hujan dan Langkah Pengendaliannya

Kentang merupakan salah satu tanaman pangan yang bisa dibuat menjadi banyak jenis olahan makanan. Permintaan akan kentang yang tergolong tinggi membuat kentang banyak dibudidayakan di Indonesia. Sayangnya, serangan penyakit di musim hujan menjadi salah satu kendala dalam proses budidaya tanaman kentang.

Jenis Penyakit Tanaman Kentang di Musim Hujan

Penting bagi mereka yang tertarik membudidayakan kentang tahu jenis penyakit apa saja yang menyerang tanaman kentang lengkap dengan pengendaliannya. Hal ini dilakukan sebagai tindakan antisipasi jika tanaman diserang. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang berpotensi menyerang tanaman kentang di musim hujan.

Penyakit Busuk Daun

Penyebab dari penyakit ini adalah Phytophthora Infestans. Gejala yang muncul akibat serangan penyakit busuk daun adalah munculnya bercak coklat kehitaman di bagian daun dan biasanya di bagian tepi. Selain itu, daun juga akan tampak basah lalu mengering. Umbi kentang juga akan membusuk berwarna coklat keabu-abuan.

Serangan penyakit ini bisa menyebabkan tanaman yang mati mendadak hingga umbi yang tak layak simpan. Pengendalian bisa dilakukan dengan cara memastikan jarak tanam yang cukup serta drainase yang baik. Petani juga bisa menggunakan bibit yang sehat dan varietas yang tahan supaya tak mudah terserang penyakit.

Penyakit Layu Bakteri

Penyebab penyakit tanaman kentang ini adalah Ralstonia Solanacearum. Penyakit ini ditandai dengan tanaman yang layu secara mendadak meski tanahnya basah hingga daun yang menguning lalu mati. Selain itu saat batang dipotong maka akan keluar lendir putih. Salah satu dampaknya adalah tanaman yang bisa mati permanen.

Pengendalian untuk jenis penyakit ini bisa dilakukan dengan cara melakukan rotasi tanaman. Selain itu, petani juga bisa menggunakan benih yang bebas dari penyakit. Petani juga sebaiknya mencabut serta memusnahkan tanaman yang sakit.

Penyakit Antraknosa

Ada juga penyakit antraknosa yang sebaiknya diwaspadai oleh petani tanaman kentang pada musim hujan. Jenis penyakit yang satu ini disebabkan oleh Colletotrichum spp. Penyakit antraknosa sendiri ditandai dengan munculnya luka cekung pada bagian batang hingga batang yang menghitam dan patah. 

Pengendalian penyakit antraknosa bisa dilakukan dengan beberapa cara sesuai dengan kebutuhan. Petani bisa memastikan jika drainase lahannya baik hingga melakukan rotasi tanaman. Selain itu, petani juga bisa melakukan pengendalian dengan menggunakan fungisida dengan bahan dan dosis yang dianjurkan.

Penyakit Bercak Daun Aternaria

Penyebab bercak daun alternaria adalah Aternaria Solani yang ditandai dengan beberapa gejala seperti kemunculan bercak warna cokelat dengan lingkaran konsentris hingga daun yang mengering dan gugur. Biasanya daun tua lebih dulu terserang.

Dampak lainnya saat tanaman terserang penyakit bercak daun Alternaria adalah terjadinya penurunan fotosintesis. Pengendalian untuk penyakit tanaman kentang yang satu ini bisa dilakukan dengan cara membuang sisa tanaman yang terinfeksi hingga melakukan pemupukan yang seimbang.

Dampak Serangan Penyakit Tanaman Kentang di Musim hujan

Serangan penyakit di musim hujan menimbulkan berbagai dampak negatif pada tanaman kentang yang dibudidayakan. Serangan penyakit bisa menimbulkan terjadinya penurunan hasil panen yang terjadi akibat daun dan juga umbi yang rusak. Pada akhirnya kualitas umbi bisa menurun dan menyebabkan harga jual yang rendah.

Dampak serangan penyakit lainnya adalah bisa meningkatkan terjadinya risiko gagal panen kentang terutama jika terjadi serangan yang berat. Bukan hanya itu saja, petani kentang juga akan dibuat rugi karena harus melakukan pengendalian penyakit yang terkadang memakan biaya yang tidak sedikit.

Jojo

Jojo

Content Writer at TanamPangan

Penulis di TanamPangan yang bersemangat tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi. Berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tentang praktik dan inovasi pertanian modern.