Sorgum merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak dibudidayakan tidak hanya untuk pangan, namun juga pakan, dan bahan baku industri. Untuk mendapatkan keuntungan yang besar, setiap petani tentu menginginkan hasil panen yang melimpah. Sayangnya, serangan hama bisa menurunkan hasil panen yang signifikan.
Untuk mencegah serangan hama yang lebih parah, maka mengenali jenis hama yang menyerang sorgum penting untuk dilakukan. Cek jenis hama lengkap dengan ciri, gejala, dan juga dampak serangannya di bawah ini.
Penggerek Batang
Hama ini berwarna putih kekuningan dan hidup dan juga berkembang di dalam batang tanaman. Beberapa gejala serangan yang ditimbulkan adalah munculnya lubang kecil di bagian batang hingga batang yang mudah patah. Gejala lainnya adalah daun tanaman yang menguning dan layu.
Penggerek batang sendiri dapat mengakibatkan produksi biji yang dihasilkan tanaman menurun. Penurunan hasil panen sendiri bisa signifikan jika serangannya parah. Dampak lainnya adalah tanaman bisa menjadi kerdil, dan lain sebagainya.
Kutu Daun
Selanjutnya ada hama kutu daun yang juga berpotensi merugikan petani sorgum. Kutu daun sendiri merupakan serangga kecil dengan warna hijau, kuning, atau hitam. Jenis serangga yang satu ini hidup secara berkelompok di bawah daun. Serangan kutu daun dapat dilihat dari beberapa gejalanya.
Gejala serangan yang muncul antara lain adalah permukaan daun yang lengket akibat adanya embun madu. Selain itu, daun juga bisa menguning dan keriting. Dampak serangan hama ini bisa berupa fotosintesis yang terhambat hingga terganggunya pertumbuhan tanaman yang dibudidayakan.
Ulat Grayak
Ada juga ulat grayak yang merupakan larva berwarna hijau kecoklatan hingga hitam. Jenis hama yang satu ini aktif di malam hari dan akan bersembunyi di tanah atau bawah daun ketika siang. Serangan ulat grayak pada tanaman sorgum antara lain adalah daun berlubang tidak beraturan hingga tanaman muda yang habis dimakan.
Ulat grayak yang menyerang tanaman sorgum akan menyebabkan dampak seperti tanaman yang dapat saja mati pada fase awal. Selain itu pertumbuhan tanaman juga bisa menurun hingga terjadinya penurunan hasil panen yang drastis.
Wereng
Selanjutnya adalah hama wereng yang merupakan jenis serangga kecil dan dapat melompat. Hama yang satu ini memiliki warna cokelat atau bisa pula kehijauan. Gejala serangan yang muncul akibat serangan wereng adalah tanaman yang tampak seperti terbakar hingga daun yang menguning dan mengering.
Dampak serangan wereng terhadap sorgum adalah terjadinya penurunan hasil yang terjadi secara signifikan. Tak hanya itu saja, tanaman juga bisa mati jika sampai terjadi serangan yang berat.
Lalat Bibit
Lalat bibit merupakan jenis hama berupa lalat kecil berwarna abu-abu. Larva akan menyerang bagian dalam batang muda. Gejala yang muncul akibat serangan lalat bibit adalah daun tengah yang menguning dan mudah dicabut. Selain itu, tanaman muda juga bisa mati.
Lalat bibit yang menyerang tanaman sorgum menyebabkan terjadinya tanaman yang gagal tumbuh atau pertumbuhan yang tidak optimal. Hama yang satu ini juga menyebabkan terjadinya penurunan populasi tanaman sejak awal.
Burung
Selanjutnya adalah burung yang umumnya datang secara berkelompok. Burung sendiri akan menyerang saat fase pengisian biji. Hama tanaman sorgum ini menunjukkan beberapa gejala serangan seperti biji sorgum yang hilang atau rusak. Selain itu malai juga akan tampak kosong.
Akibat serangan burung pada sorgum adalah terjadinya kehilangan hasil panen. Pada akhirnya hal ini akan berdampak pada kerugian ekonomi.