Ada berbagai jenis tanaman yang bisa petani tanam selain padi, jagung, dan kedelai. Salah satunya adalah kacang tanah yang juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Selain itu, perawatannya juga cukup mudah serta lebih hemat air.
Oleh karena itu, petani bisa melirik jenis komoditi ini untuk ditanam di ladang atau pekarangan rumah khususnya saat musim kemarau datang. Sebelumnya, Kamu perlu tahu dulu tentang cara panen kacang tanah yang tepat sehingga kacang tanah tidak cepat rusak dan bisa lebih lama disimpan.
Bagaimana Cara Panen Kacang Tanah
Ketahui dulu apa ciri-ciri kacang tanah sudah siap panen. Diantaranya adalah batangnya sudah keras. Lalu, polong kacang tanah sudah berwarna coklat kehitaman dan daunnya sudah menguning serta sudah mulai berguguran.
Cek juga kondisi poong kacang tanah dimana tanda kalau kacang sudah siap panen adalah polongnya keras dan terasa penuh saat dipegang. Lalu, bagaimana cara panen kacang tanah yang tepat? Kamu bisa lihat beberapa caranya di bawah ini :
- Cabut tanaman : Pencabutan kacang tanah bisa dilakukan saat kacang tanah sudah siap panen. Lakukan dengan hati-hati agar polong kacang tanah tidak tertinggal. Proses pencabutan yang hati-hati juga meminimalisir polong kacang tanah yang rusak. Jika sudah, kumpulkan kacang tanah pada satu tempat agar lebih mudah diangkut.
- Mengeringkan kacang tanah : Kacang tanah harus dikeringkan, bisa dengan cara dijemur di bawah sinar matahari sampai benar-benar kering.
- Melepaskan polong kacang tanah : Jika sudah kering, maka tugas selanjutnya adalah melepaskan polong kacang tanah dari batangnya. Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati agar polongnya tidak pecah.
- Menyortir kacang tanah : Proses ini perlu dilakukan untuk memastikan kacang tanah yang akan disimpan atau dijual adalah yang berkualitas. Pisahkan polong yang rusak atau kosong.
Untuk alat panen yang dibutuhkan adalah cangkul, karung, serta terpal agar lebih mudah untuk memindahkan kacang tanah yang baru saja dipanen. Lalu, usahakan untuk menyimpan kacang tanah yang sudah dipanen di tempat yang kering agar tidak terkena hama.
Cara Penyimpanan Kacang Tanah yang Tepat
Hal lain yang perlu Kamu ketahui adalah bagaimana cara menyimpan kacnag tanah agar tidak cepat rusak. Yang pertama, Kamu bisa menghilangkan tanah dari polongnya terlebih dahulu lalu bisa lakukan beberapa cara penyimpanan di bawah ini :
1. Menyimpan polong kacang tanah
Kacang tanah bisa Kamu simpan pada karung putih maupun karung goni dan tutup dengan rapat. Pastikan area penyimpanan tidak terkena air dan hujan. Kacang tanah yang disimpan harus benar-benar kering dengan ciri khas ada bunyi gemerincing. Jangan simpan dalam jangka waktu yang lama jika polong kacang tanah masih basah karena rentan terkena jamur yang bisa merusak kacang tanah.
2. Menyimpan kacang tanah yang sudah dikupas
Jika kondisi kacang tanah sudah dikupas maka simpan dengan tepat agar tidak cepat rusak . Caranya adalah dengan pastikan dulu bahwa kacang tanah sudah kering. Jika Kamu beli kacang tanah yang sudah dikupas dan masih terlihat basah maka sebaiknya dijemur dulu agar bisa lebih lama disimpan. Simpan kacang tanah dalam wadah tertutup.
Agar lebih awet, Kamu bisa gunakan plastik ziplock atau vacuum sealer. Menyimpan di chiller atau freezer juga bisa membuat kacang tanah lebih awet dan tahan serta tidak cepat rusak.
Informasi penting juga bagi calon petani kacang tanah adalah ketahui ciri kacang tanah yang sudah rusak. Yang pertama adalah adanya bau tengik. Yang kedua ada rasa pahit saat dimakan.
Peluang pertanian kacang tanah ini masih terbuka dan banyak industri yang membutuhkan bahan baku kacang tanah. Jadi, Kamu bisa mencoba memanfaatkan lahan yang tidak terpakai untuk budidaya kacang tanah yang sukses dan hasil melimpah.